Deprov Nilai Cetak Sawah 5.600 Hektare Jadi Langkah Strategis Pangan Gorontalo

Deprov Nilai Cetak Sawah 5.600 Hektare Jadi Langkah Strategis Pangan Gorontalo
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Gorontalo – Rencana pengembangan lahan sawah baru seluas sekitar 5.600 hektare di Provinsi Gorontalo mulai diperkenalkan kepada masyarakat. Program cetak sawah tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemandirian pangan daerah, khususnya bagi petani di Kabupaten Pohuwato.

DPRD Provinsi Gorontalo menilai program ini penting untuk menjawab kebutuhan beras di daerah yang hingga kini masih bergantung pada pasokan dari luar wilayah. Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, yang hadir mewakili Ketua DPRD dalam kegiatan sosialisasi program tersebut, menyebut kebijakan ini sangat relevan dengan kondisi riil ketahanan pangan Gorontalo.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Selama ini kita masih kekurangan beras dan bergantung pada pasokan dari Sulawesi Selatan. Dengan adanya percetakan sawah baru seluas 5.600 hektare ini, diharapkan kebutuhan beras di Gorontalo bisa terpenuhi, bahkan ke depan dapat surplus,” ujar Hamzah.

Ia menambahkan, selain berdampak pada ketahanan pangan, program cetak sawah juga diyakini membawa efek ekonomi yang signifikan bagi petani, terutama di wilayah pelaksanaan program. Pembukaan lahan baru diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus pendapatan masyarakat.

Hamzah juga mengungkapkan bahwa koordinasi lintas sektor, termasuk dengan unsur TNI, menunjukkan program tersebut memiliki nilai strategis dalam pengembangan sektor pertanian di Gorontalo.

“Tadi saya bicara dengan Pak Jenderal, ini adalah program yang sangat baik untuk provinsi. Kita bersyukur karena program ini bisa diberikan kepada Gorontalo dan langsung ditangani dengan baik oleh pihak terkait, termasuk DPRD,” katanya.

Program cetak sawah ini ditargetkan dapat berjalan dalam kurun waktu sekitar 90 hari. Dengan waktu pelaksanaan yang relatif singkat, Hamzah menilai pelaksanaannya harus dilakukan secara terukur serta melibatkan kerja sama seluruh unsur teknis, mengingat besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut.

DPRD Provinsi Gorontalo berharap program ini dapat menjadi fondasi kuat bagi kemandirian pangan daerah sekaligus memperkuat posisi Gorontalo sebagai salah satu lumbung pangan di kawasan Sulawesi. (GN-RLS)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *