GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ekwan Ahmad, menegaskan kepercayaan masyarakat yang diberikan melalui Pemilu 14 Februari 2024 bukan sekadar kemenangan politik, tetapi amanah yang harus dibalas dengan kerja nyata. Karena itu, ia mengaku tidak akan pernah melupakan warga yang telah memilihnya dan memastikan manfaat anggaran pokok-pokok pikiran (pokir) benar-benar kembali kepada masyarakat.
Penegasan itu disampaikan Ekwan saat menggelar reses tatap muka hari pertama masa persidangan ketiga Tahun 2025–2026 bersama masyarakat Kelurahan Dulomo Selatan, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Senin (29/06/2026).
“Sampai kapan pun saya akan selalu mengingat orang-orang yang telah berbuat baik kepada saya, terutama masyarakat yang memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024. Amanah itu wajib saya balas dengan bekerja dan memperjuangkan kebutuhan mereka,” kata Ekwan.
Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Gorontalo itu mengatakan, Kelurahan Dulomo Selatan menjadi salah satu wilayah yang paling sering dikunjunginya saat reses. Bahkan, kegiatan tatap muka di wilayah tersebut telah dilaksanakan sebanyak empat kali.
Menurutnya, intensitas kunjungan itu bukan tanpa alasan. Banyak warga Dulomo Selatan yang memberikan dukungan pada Pemilu Legislatif 2024 sehingga dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk terus hadir mendengarkan dan memperjuangkan aspirasi mereka.
Komitmen itu, lanjut Ekwan, tidak berhenti pada pertemuan saat reses. Ia mengaku telah melobi pemerintah agar mengalokasikan anggaran perbaikan infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kelurahan Dulomo Selatan. Jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan parah kini telah diaspal, sementara beberapa ruas lainnya telah dipastikan memperoleh anggaran untuk pekerjaan paving.
“Kalau masyarakat sudah memberikan kepercayaan, maka saya harus membuktikannya. Jangan hanya datang saat meminta suara, tetapi setelah terpilih tidak pernah kembali,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, Ekwan juga mengungkapkan dana pokok-pokok pikiran (pokir) sebesar Rp500 juta telah dialokasikan khusus bagi masyarakat Kecamatan Kota Utara dan Kecamatan Kota Timur yang juga menjadi basis dukungannya pada pemilu lalu.
Anggaran tersebut digunakan untuk membantu 25 masjid masing-masing sebesar Rp10 juta, bantuan Rp50 juta kepada pondok pesantren, pengadaan dua unit hand traktor masing-masing senilai Rp50 juta, serta perbaikan jalan pada dua titik dengan alokasi Rp50 juta per lokasi.
Ekwan menegaskan seluruh anggaran pokir itu disalurkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat tanpa ada keuntungan pribadi yang diambil.
“Pokir itu bukan untuk anggota dewan. Itu uang rakyat yang harus kembali kepada rakyat. Saya tidak mengambil satu rupiah pun dari anggaran tersebut. Tugas saya hanya memperjuangkan agar masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Reses tersebut dihadiri pemerintah Kelurahan Dulomo Selatan, tokoh masyarakat dari pensiunan anggota kepolisian dan perbankan. (GN-01)










