Adhan Dambea Warning Sekolah: Lindungi Siswa dari Pelecehan, Pemkot Siapkan Perda LGBT

Adhan Dambea Warning Sekolah: Lindungi Siswa dari Pelecehan, Pemkot Siapkan Perda LGBT
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Adhan Dambea mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh kepala sekolah PAUD, TK, SD hingga SMP di Kota Gorontalo agar tidak lengah dalam melindungi siswa dari ancaman pelecehan seksual dan pengaruh negatif pergaulan bebas.

Instruksi tegas itu disampaikan Adhan saat melantik 40 kepala sekolah di Bandhayo Lo Yiladia, Jumat (08/05/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam arahannya, Adhan meminta sekolah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga aktif mengawasi perkembangan perilaku siswa di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

Ia menilai penggunaan handphone tanpa kontrol orang tua menjadi salah satu pemicu rusaknya perilaku anak akibat paparan konten negatif dari media sosial, YouTube dan aplikasi digital lainnya.

“Anak-anak ini harus dipisahkan dari handphone. Karena dari situlah sumber berbagai masalah, mulai dari tontonan negatif sampai perilaku menyimpang,” kata Adhan.

Wali kota juga meminta para guru membangun komunikasi intensif dengan orang tua agar pengawasan terhadap anak dilakukan bersama-sama, terutama dalam membatasi akses penggunaan gadget di usia sekolah.

Selain itu, Adhan menginstruksikan guru dan kepala sekolah lebih peka terhadap perubahan perilaku siswa yang dinilai tidak normal.

Ia mengaku khawatir pengaruh lingkungan dan pergaulan bebas dapat merusak masa depan generasi muda jika tidak dicegah sejak dini.

“Anak-anak jangan sampai salah bergaul. Yang tadinya normal kemudian berubah perilaku karena pengaruh lingkungan,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Adhan juga menegaskan Pemerintah Kota Gorontalo segera menyiapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang LGBT.

Menurutnya, regulasi tersebut diperlukan sebagai langkah pemerintah daerah dalam menjaga moral generasi muda di Kota Gorontalo.

“Kami akan buat perda LGBT. Jadi di Kota Gorontalo tidak ada lagi LGBT berkeliaran,” tegas Adhan.

Pelantikan 40 kepala sekolah tersebut sekaligus menjadi momentum penegasan sikap Pemerintah Kota Gorontalo dalam memperkuat perlindungan anak serta pengawasan moral dan karakter siswa di lingkungan pendidikan.(GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *