Program PLN Peduli – Ekologi Pesisir Berkelanjutan di Desa Dunu Hasilkan Konsep Kawasan Edu-Konservasi Terintegrasi

Program PLN Peduli - Ekologi Pesisir Berkelanjutan di Desa Dunu Hasilkan Konsep Kawasan Edu-Konservasi Terintegrasi
General Manager UIP3B Sulawesi Fermi Trafianto (kedua dari kanan) bersama Wakil Bupati Gorontalo Utara Nurjana Yusuf (ketiga dari kanan) saat menghadiri Ceremonial TJSL PLN Peduli 2026 di Desa Dunu. sumber sepadanindonesia.or.id
banner 468x60

GONETNEWES.COM, GORONTALO UTARA — PT PLN (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, secara resmi memperkuat komitmennya dalam pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pengembangan Kawasan Edu-Konservasi Terintegrasi atau  Integrated Edu-Conservation Area  (IECA) di Desa Dunu, Kabupaten Gorontalo Utara. Langkah strategis ini merupakan upaya nyata PLN dalam menyelaraskan perlindungan keanekaragaman hayati laut dengan peningkatan kesejahteraan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Inisiatif ini dijalankan secara kolaboratif oleh  Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, dengan dukungan teknis dari  Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Manado  serta  Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Gorontalo Baru . Sinergi lintas unit ini menunjukkan profesionalisme PLN dalam mengintegrasikan keandalan infrastruktur energi dengan program pemberdayaan masyarakat yang berdampak luas.

Bacaan Lainnya
banner 300x250
Dari kiri ke kanan: Ketua NGO Sepadan Ruang Indonesia, Muh. Fakhri Jamauluddin; Manager UPT Manado yang diwakili oleh Agus Kalla; Manager ULTG Gorontalo Baru, Hanif Al Islami; dan General Manager UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, saat menghadiri Ceremonial TJSL PLN Peduli – Mencerap Ruang EDUNA 2026 di Desa Dunu. sumber sepadanindonesia.or.id

Secara geopolitik, pengembangan Desa Dunu memiliki posisi strategis karena terletak di kawasan trilateral BIMP-EAGA (Brunei-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area). Melalui program ini, PLN berupaya memposisikan Desa Dunu sebagai bagian dari jejaring ekowisata perairan konservasi lintas negara. Program ini juga memperkenalkan konsep  Electrifying Aqua-Agriculture , di mana teknologi kelistrikan dioptimalkan untuk mendukung budidaya ikan Bubara dan hilirisasi produk lokal, guna menjawab tantangan penurunan hasil tangkap nelayan serta efisiensi biaya operasional.

Program ini memiliki rekam jejak yang solid sejak tahun 2024, yang diawali dengan restorasi pesisir melalui penanaman 1.100 bibit mangrove. Memasuki fase tahun 2026, fokus utama dialihkan pada pengembangan penangkaran penyu partisipatif yang berkelanjutan. Sebagai bentuk dukungan fisik, PLN telah menyediakan sarana berupa  6 bak penetasan penyu dan 15 kandang pelindung . Fasilitas ini ditargetkan mampu mengelola lebih dari  1.000 telur penyu per tahun  dengan tingkat keberhasilan penetasan (hatching rate ) di atas  75% .

Sarana penangkaran penyu Kelompok Sinar Eduna sebagai salah satu fasilitas pendukung konservasi lingkungan dan perlindungan penyu, sekaligus bagian dari penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sumber daya pesisir secara berkelanjutan. sumber sepadanindonesia.or.id

General Manager PLN UIP3B Sulawesi,  Fermi Trafianto, menegaskan bahwa program ini adalah manifestasi dari visi pembangunan berkelanjutan korporasi.

“Komitmen PLN tidak hanya berhenti pada penyediaan energi hijau, tetapi juga pada penciptaan nilai bersama yang memperkuat ekosistem laut. Melalui model  Electrifying Marine Conservation  dan kolaborasi komunitas, kami membangun Desa Dunu sebagai  living laboratory  bagi generasi mendatang. Kami ingin membuktikan bahwa elektrifikasi dapat berjalan beriringan dengan konservasi spesies langka dan peningkatan taraf hidup 400 kepala keluarga di desa ini,” ujar Fermi.

Penyerahan penghargaan oleh General Manager UIP3B Sulawesi, Fermi Trafianto, kepada Ketua Kelompok Sinar Eduna, Sabrun Ogu, sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kontribusinya dalam mendukung pelaksanaan Program Desa Berdaya PLN Peduli melalui pengembangan kegiatan konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. sumber sepadanindonesia.or.id

Dalam implementasi lapangan, PLN Peduli menggandeng  NGO Sepadan Ruang Indonesia  sebagai mitra pendamping teknis. Kemitraan ini telah berhasil membentuk  10 kader Eco Ranger dari masyarakat setempat serta melibatkan  30 warga desa  dalam operasional harian kawasan. Program edukasi ini menargetkan peningkatan kesadaran konservasi laut bagi generasi muda hingga mencapai  80% .

Kegiatan eksplorasi ruang bersama Eco-Ranger Dunu IECA sebagai bagian dari edukasi dan pengenalan lingkungan dalam Program Desa Berdaya PLN Peduli, yang dilaksanakan melalui aktivitas jelajah pesisir. sumber sepadanindonesia.or.id

Visi ekologi jangka panjang PLN di kawasan ini mencakup rencana transplantasi terumbu karang, pengelolaan sampah laut terpadu, hingga perlindungan zona padang lamun. Untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program menuju kemandirian di masa depan, PLN menekankan pentingnya komitmen kolaboratif dan dukungan kebijakan dari  Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo Utara  serta  Pemerintah Provinsi Gorontalo. Sinergi multipihak ini diharapkan mampu menjadikan Desa Dunu sebagai pusat inovasi konservasi dan ekonomi hijau yang berdaya saing tinggi di tingkat regional. Tentang PLN Peduli  PLN Peduli merupakan payung program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT PLN (Persero) yang berfokus pada pilar lingkungan, pendidikan, dan pengembangan UMKM. Melalui prinsip Creating Shared Value (CSV), PLN Peduli berkomitmen untuk mengintegrasikan pertumbuhan bisnis perusahaan dengan kontribusi sosial dan pelestarian alam secara berkelanjutan di seluruh penjuru Indonesia. (GN-RLS)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *