GONETNEWS.COM, Bone Bolango – Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus M.T. Mopili, mengingatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tidak gegabah memanfaatkan pinjaman digital. Kemudahan memperoleh pembiayaan tanpa perhitungan matang berisiko membebani arus kas, menggerus modal usaha, hingga mengancam keberlangsungan bisnis.
Peringatan tersebut disampaikan Idrus saat menghadiri kegiatan edukasi keuangan yang digagas bersama Anggota DPR RI, Drs. H. Rusli Habibie, M.AP., dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bertajuk “Penguatan Literasi Keuangan Masyarakat Bone Bolango: Cerdas Memilih Pembiayaan Digital, Bebas dari Jerat Rentenir Modern.”
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Makan Meranti, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (16/10/2026), itu diikuti lebih dari 100 peserta dari kelompok masyarakat, pemuda, serta pelaku UMKM.
Idrus menekankan, pemanfaatan layanan pembiayaan digital harus disertai pemahaman terhadap risiko dan kemampuan mengelola keuangan. Menurutnya, masyarakat perlu cermat menghitung pendapatan, mengatur pengeluaran, serta membedakan kebutuhan dan keinginan sebelum memutuskan mengambil pinjaman.
Bagi pelaku UMKM, kehati-hatian tersebut sangat penting karena modal usaha menjadi penopang aktivitas bisnis sehari-hari. Pinjaman yang tidak diperhitungkan secara cermat dapat menambah beban pembayaran dan mengganggu perputaran modal yang seharusnya digunakan untuk membeli bahan baku, membiayai operasional, maupun mengembangkan usaha.
Karena itu, masyarakat tidak boleh hanya tergiur kemudahan dan kecepatan pencairan dana. Legalitas penyedia layanan, ketentuan bunga, biaya tambahan, serta kemampuan membayar cicilan harus menjadi pertimbangan sebelum mengajukan pembiayaan.
Idrus juga mengingatkan masyarakat agar menghindari perilaku konsumtif, termasuk penggunaan uang untuk judi online maupun mengambil pinjaman yang tidak sesuai dengan kemampuan finansial.
Menurutnya, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan pembiayaan digital perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial secara bijak dan terhindar dari praktik pinjaman ilegal yang berpotensi merugikan.
Ia berharap peserta kegiatan tidak hanya memperoleh pengetahuan untuk kepentingan pribadi, tetapi juga meneruskannya kepada keluarga, sahabat, dan lingkungan sekitar.
“Harapannya, teman-teman yang menerima langsung sosialisasi ini bisa membawa dan menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada keluarga, sahabat, dan teman-temannya,” ujar Idrus.
Idrus turut mengapresiasi inisiatif Rusli Habibie yang menggagas kegiatan edukasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi keuangan masyarakat Gorontalo.
Kegiatan itu juga dihadiri sejumlah anggota
DPRD dari Partai Golkar. Dalam kesempatan tersebut, Rusli Habibie turut menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, masyarakat, khususnya pelaku UMKM, diharapkan semakin cerdas memilih layanan pembiayaan digital, mampu memperhitungkan risiko pinjaman, serta menjaga kestabilan keuangan keluarga dan keberlangsungan usaha. (GN-02)







