GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Warga Kelurahan Leato Utara, Kota Gorontalo, menyuarakan permintaan pembangunan tanggul penahan ombak sepanjang 300 meter dalam kegiatan reses anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I, dr. Sri Darsianti Tuna. Kegiatan ini digelar di salah satu rumah warga pada Selasa (24/06/2025).
Permintaan tersebut dinilai sangat mendesak, mengingat setiap musim ombak besar, rumah-rumah warga di pesisir pantai kerap mengalami kerusakan akibat hantaman gelombang laut.
Selain itu, warga khususnya yang berada di wilayah RW II juga mengeluhkan kondisi saluran air yang mengalir dari arah gunung menuju pantai. Saluran yang sudah rusak dan tak terawat itu kerap menyebabkan tanah longsor hingga mengakibatkan rumah warga roboh.
“Kami berharap permintaan ini bisa menjadi prioritas dalam pokok pikiran Ibu Sri Darsianti Tuna,” ujar salah satu warga.
Menanggapi hal itu, srikandi Parti Persatuan Pembangunan tersebut menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur berskala besar seperti tanggul penahan ombak membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, sehingga tidak bisa langsung diintervensi melalui dana pokok pikiran (pokir) DPRD.
“Apalagi saat ini anggaran pokir mengalami pemotongan sebesar 50 persen, tentu menjadi keterbatasan tersendiri. Namun, kita akan mencarikan solusi terbaik dan menyampaikan aspirasi ini kepada pihak yang lebih berwenang. Kita juga akan bahas di tingkat DPRD, khususnya Komisi III, dan coba berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Gorontalo,” ujar Sri Darsianti.
Dalam reses tatap muka itu, sejumlah aspirasi lainnya turut mencuat, seperti keluhan mengenai bantuan sosial yang dinilai tidak tepat sasaran dan perlu evaluasi. Warga juga menyampaikan permintaan bantuan modal usaha untuk pelaku UMKM, dukungan untuk pembangunan masjid, dan program lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (GN-01)











