GONETNEWS.COM, Gorut — Untuk pertama kalinya, Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara menjalin kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan melalui kegiatan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan yang digelar di kampus Unisan Gorut.
Rektor Unisan Gorontalo Utara, Fatmah Ngabito, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat perlindungan sosial bagi sivitas akademika sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan BPJS Ketenagakerjaan.
“Ini merupakan sebuah kebanggaan bagi civitas akademika Unisan Gorut karena melalui sosialisasi ini kami memperoleh banyak informasi mengenai program dan mekanisme jaminan ketenagakerjaan yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Fatmah.
Menurut dia, pemahaman mengenai mekanisme perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan akan memberikan manfaat timbal balik, baik bagi institusi maupun para pekerja di lingkungan kampus, termasuk dosen dan tenaga kependidikan (tendik).
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan tersebut, Unisan Gorut akan menjalin kerja sama resmi melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan nota kesepakatan pelaksanaan (MoA) dengan BPJS Ketenagakerjaan.
Kerja sama itu diawali dengan pemberian perlindungan jaminan sosial kepada mahasiswa yang akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat. Sebanyak 218 mahasiswa direncanakan didaftarkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sebelum diterjunkan ke lapangan.
Selain mahasiswa, pihak kampus juga akan mendaftarkan dosen dan tenaga kependidikan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan guna memastikan perlindungan selama menjalankan aktivitas kerja.
Fatmah berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada program perlindungan jaminan sosial, tetapi dapat dikembangkan ke berbagai kegiatan tridarma perguruan tinggi.
Ia menginginkan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjadi mitra dalam pelaksanaan program magang mahasiswa, praktik lapangan di dunia kerja, hingga riset kolaboratif yang melibatkan dosen dan pihak BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang, tidak hanya pada aspek perlindungan ketenagakerjaan, tetapi juga mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi melalui program magang, praktik lapangan, dan riset bersama,” kata Fatmah.
Melalui kolaborasi tersebut, Unisan Gorut berharap tercipta ekosistem pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga memberikan kepastian perlindungan bagi mahasiswa dan tenaga pendidik saat menjalankan aktivitas pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. (GN-01)










