Di PENAS XVII Gorontalo, Prabowo Tegaskan Era Impor Solar Akan Berakhir

Di PENAS XVII Gorontalo, Prabowo Tegaskan Era Impor Solar Akan Berakhir
Foto Istimewa
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Gorontalo — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan Indonesia akan mencapai swasembada energi dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan. Optimisme tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada puncak Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/06/2026).

Di hadapan ribuan peserta PENAS yang terdiri dari petani, nelayan, penyuluh pertanian, dan pelaku usaha sektor pangan dari berbagai daerah di Indonesia, Presiden Prabowo menyatakan Indonesia memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ketidakpastian geopolitik yang berpotensi mengganggu pasokan energi dunia.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Kita percaya diri. Perang di mana-mana, Selat Hormuz ditutup. Kita percaya diri kita akan mampu mengatasi, saudara-saudara sekalian,” kata Prabowo.

Menurutnya, pemerintah terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan energi berbasis sumber daya dalam negeri. Salah satu langkah strategis yang segera dilakukan adalah peluncuran bahan bakar nabati biodiesel B50 pada Juli 2026.

Presiden menjelaskan, biodiesel B50 merupakan campuran 50 persen minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan 50 persen solar fosil. Kebijakan tersebut diyakini akan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor bahan bakar minyak, khususnya solar.

“Bulan Juli ini yang tinggal beberapa hari lagi kita akan launching bahan bakar nabati biodiesel B50. Solar akan kita olah dari kelapa sawit 50 persen dan 50 persen solar fosil,” ujarnya.

Dengan implementasi program tersebut, kata Prabowo, Indonesia tidak lagi perlu mengimpor solar dari luar negeri dalam jumlah besar. Selain menghemat devisa negara, kebijakan itu juga akan memperkuat kemandirian energi nasional.

“Dengan demikian kita tidak akan impor solar lagi dari luar negeri. Kita akan menghemat banyak sekali energi dan anggaran yang selama ini digunakan untuk impor solar,” katanya.

Prabowo memperkirakan target swasembada energi dapat tercapai dalam waktu maksimal empat tahun apabila seluruh program hilirisasi dan pengembangan energi terbarukan berjalan sesuai rencana.

“Saya perkirakan tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi, kita akan swasembada energi dan kita tidak mau impor. Kita tidak mau ketergantungan apa pun untuk BBM, solar, atau energi kita,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan meriah dari ribuan peserta PENAS XVII yang memadati lokasi kegiatan. Presiden menilai sektor pertanian, perkebunan, dan energi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian bangsa di tengah dinamika global yang terus berkembang. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *