GONETNEWS.COM, Gorontalo – SMK Bina Taruna Gorontalo mengirim 43 siswa mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) di sejumlah instansi dan perusahaan yang tersebar di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Utara sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang siap memasuki dunia kerja.
Kepala SMK Bina Taruna, Karyono, di Gorontalo, Jumat (12/06/2026) mengatakan PKL merupakan tahapan penting dalam pendidikan vokasi karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk merasakan langsung budaya kerja sekaligus mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh selama belajar di sekolah.
“PKL bertujuan memberikan pengalaman kerja nyata kepada seluruh peserta agar mampu menerapkan ilmu yang telah dipelajari, meningkatkan keterampilan dan profesionalisme, serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” katanya.
Ia menjelaskan, program PKL akan berlangsung selama empat bulan, mulai pertengahan Juni hingga pertengahan Oktober 2026. Selama periode tersebut, para siswa akan ditempatkan pada berbagai lokasi sesuai kompetensi keahlian masing-masing sehingga dapat memahami standar kerja dan tuntutan dunia industri.
Menurut Karyono, keberhasilan PKL tidak hanya diukur dari kemampuan teknis yang diperoleh siswa, tetapi juga dari sikap dan karakter yang ditunjukkan selama berada di lingkungan kerja.
Karena itu, ia mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kepercayaan yang diberikan sekolah dengan menunjukkan disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta etika yang baik selama menjalani PKL.
“Saya berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, menjaga nama baik SMK Bina Taruna, serta menunjukkan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan sopan santun di mana pun ditempatkan,” ujarnya.
Pelepasan peserta PKL dilakukan langsung oleh Karyono melalui penyematan kartu tanda peserta kepada seluruh siswa di Aula SMK Bina Taruna.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan rapor semester genap Tahun Ajaran 2025/2026, sekaligus menjadi penanda dimulainya proses pembelajaran di dunia kerja bagi para siswa sebelum kembali ke sekolah pada pertengahan Oktober mendatang. (GN-01)










