SMK PPN Gorontalo Ubah Citra Sekolah Pertanian, Tarik Minat Siswa hingga Sulawesi Tengah

SMK PPN Gorontalo Ubah Citra Sekolah Pertanian, Tarik Minat Siswa hingga Sulawesi Tengah
Penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027, SMK PPN Gorontalo, mayoritas siswa baru berasal dari luar Kabupaten Gorontalo, sementara salah seorang peserta didik tercatat berasal dari Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Gorontalo – SMK PPN Gorontalo terus membuktikan diri sebagai sekolah vokasi pertanian yang mampu mengubah cara pandang generasi muda terhadap sektor pertanian. Tidak lagi dipersepsikan sebagai sekolah yang hanya mengajarkan bertani secara konvensional, SMK PPN Gorontalo kini menjadi magnet bagi calon siswa dari berbagai daerah, bahkan hingga Provinsi Sulawesi Tengah.

Hal itu terlihat pada penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Mayoritas siswa baru berasal dari luar Kabupaten Gorontalo, sementara salah seorang peserta didik tercatat berasal dari Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Seluruh peserta didik baru tersebut telah menyelesaikan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang berlangsung aman, tertib, dan edukatif tanpa adanya praktik perundungan (bullying) maupun kekerasan fisik. Berakhirnya MPLS menjadi penanda dimulainya perjalanan akademik mereka di satu-satunya SMK di Provinsi Gorontalo yang memiliki ciri khas sebagai pusat pengumpulan dan pembibitan tanaman.

Sejumlah siswa mengaku memiliki alasan tersendiri memilih SMK PPN Gorontalo sebagai tempat melanjutkan pendidikan.

Aliviah Ainun mengatakan ketertarikannya muncul setelah mengetahui sekolah tersebut memiliki lingkungan belajar yang positif, prestasi yang membanggakan, serta sistem pembelajaran yang dinilai berkualitas.

“SMK PPN Gorontalo bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat membangun masa depan. Lingkungannya positif, prestasinya membanggakan, dan proses belajarnya sangat luar biasa. Saya bangga bisa menjadi bagian dari sekolah ini,” katanya, Senin (13/07/2026).

Kesan positif juga dirasakan Risky Ui. Menurutnya, budaya saling menghormati yang ditunjukkan para siswa senior menjadi pengalaman pertama yang membangun rasa nyaman selama mengikuti MPLS.

“Saya melihat kakak-kakak tingkat di sini sangat sopan dan berkarakter. Itu membuat saya semakin yakin memilih sekolah ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dila Putri Umar menilai suasana belajar di SMK PPN Gorontalo terasa aman dan menyenangkan sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar para siswa baru.

“Belajar di sini sangat menyenangkan, aman, dan membuat saya semakin semangat. Saya tidak menyesal memilih SMK PPN Gorontalo,” katanya.

Hal senada disampaikan Siti Nurbaya Dambe. Ia mengaku tertarik melanjutkan pendidikan di SMK PPN Gorontalo karena memiliki lingkungan sekolah yang luas, nyaman, dan memberikan inspirasi untuk belajar. Menurutnya, sekolah tersebut juga dikenal sebagai lokasi edukasi wisata yang kerap dikunjungi pelajar dari berbagai daerah sehingga semakin menambah ketertarikannya.

“Saya memilih sekolah ini karena areanya luas, suasananya menginspirasi, dan sering menjadi tujuan edukasi wisata bagi sekolah-sekolah lain. Itu membuat saya semakin yakin masuk di SMK PPN Gorontalo,” ujarnya.

Daya tarik sekolah tersebut bahkan dirasakan David, siswa asal SMP Bolano Lambunu, Provinsi Sulawesi Tengah. Ia mengaku rela merantau ke Gorontalo setelah mengetahui SMK PPN Gorontalo memiliki konsep pendidikan yang berbeda dari sekolah pertanian pada umumnya.

Menurut David, sekolah itu dikenal sebagai lokasi wisata edukasi yang sering menjadi tujuan kunjungan berbagai sekolah. Selain itu, kurikulum yang diterapkan telah mengintegrasikan teknologi dan kewirausahaan sehingga membuka peluang bagi siswa untuk menjadi pelaku usaha di sektor pertanian.

“Saya tertarik karena pembelajarannya sudah berbasis teknologi dan kewirausahaan modern, bukan sekadar bertani secara konvensional,” katanya.

Masuknya siswa dari berbagai daerah hingga luar Provinsi Gorontalo menjadi sinyal bahwa citra sekolah pertanian di kalangan generasi muda mulai berubah. Pertanian kini dipandang sebagai sektor yang modern, inovatif, dan memiliki prospek yang menjanjikan seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan sumber daya manusia di bidang agribisnis.

Dengan berakhirnya MPLS, para siswa baru kini resmi memulai proses pembelajaran di SMK PPN Gorontalo. Sekolah yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo tersebut berharap mampu mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang pertanian, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki jiwa kewirausahaan untuk menjawab tantangan dunia kerja dan pembangunan sektor pertanian di masa depan. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *