GONETNEWS.COM, Gorut — Sebanyak 219 mahasiswa Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara resmi diterjunkan untuk mengikuti program Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) Tematik 2026. Selama kurang lebih satu bulan ke depan, para mahasiswa akan mengabdi di 14 desa yang tersebar di Kabupaten Gorontalo Utara dan Kabupaten Bolaang Mongondow Utara dengan mengusung semangat “Kolaborasi Inovasi Desa”.
Pelepasan peserta KKLP dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Fatmah M. Ngabito, di kampus Unisan, Senin (20/07/2026), setelah seluruh peserta sebelumnya mengikuti pembekalan yang menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai instansi.
Sebanyak 219 mahasiswa tersebut akan ditempatkan di tujuh desa di Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara, serta tujuh desa di Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Selama berada di lokasi pengabdian, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dan pemerintah desa dalam mendorong lahirnya berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan warga.
Rektor Unisan Goru, Fatmah M. Ngabito menegaskan, program KKLP bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik mahasiswa, melainkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui pengabdian nyata kepada masyarakat.
Ia menekankan, kehadiran mahasiswa di desa tidak boleh dipahami sebagai pembawa bantuan dana ataupun proyek pembangunan fisik.
“Mahasiswa yang kami kirim tidak membawa anggaran dan tidak membawa proyek. Yang mereka bawa adalah ide, inovasi, dan gagasan yang dapat dikolaborasikan bersama masyarakat untuk melahirkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan,” kata Fatmah.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu membuktikan bahwa ilmu yang diperoleh selama kurang lebih lima semester di bangku kuliah dapat diterapkan untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di desa melalui pendampingan yang dilakukan bersama dosen pembimbing lapangan.
Fatmah juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, serta bekerja secara profesional selama berada di tengah masyarakat. Ia berharap setiap kelompok mampu meninggalkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya dan dapat terus dilanjutkan oleh pemerintah desa maupun masyarakat setelah masa KKLP berakhir.
Seluruh program pengabdian tahun ini mengusung tema “Kolaborasi Inovasi Desa” yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan Program Desa Bersinar, serta berbagai kegiatan sosial yang memiliki keterkaitan langsung dengan pembangunan desa berkelanjutan.
Ia mengatakan, seluruh kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa harus selaras dengan arah kebijakan pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga program prioritas pemerintah desa dan kecamatan sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar menjadi bagian dari solusi pembangunan.
Dalam pelaksanaan KKLP Tematik 2026, Universitas Ichsan Gorontalo Utara juga memperkuat sinergi dengan Baznas Provinsi Gorontalo melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat. Salah satu kolaborasi yang akan diwujudkan ialah program kemanusiaan berupa pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kolaborasi tersebut, Unisan berharap pelaksanaan KKLP tidak hanya menghasilkan laporan akademik, tetapi juga melahirkan inovasi yang berdampak nyata, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan. (GN-RLS)










