GONETNEWS.COM, Gorut — Universitas Ichsan Gorontalo Utara (UNISAN Gorut) tak ingin Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 berhenti sebatas pengenalan ruang kuliah dan kehidupan akademik.
Sejak hari pertama, mahasiswa baru langsung diarahkan pada persoalan yang lebih besar: membangun karakter, menjaga integritas, memperkuat nasionalisme dan berani mengambil sikap terhadap berbagai ancaman di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pesan itu ditegaskan melalui lima deklarasi bersama dalam PKKMB yang mengusung tema “Tumbuh, Berkembang, dan Berdampak”. Kegiatan berlangsung Senin (31/08/2026) hingga Selasa (01/09/2026).
Lima deklarasi yang dibacakan mahasiswa baru masing-masing menyangkut Anti Narkoba, Anti Radikalisme, Bela Negara, Bhinneka Tunggal Ika, serta Kampus Bebas Kekerasan.
Deklarasi tersebut menjadi komitmen bersama mahasiswa dan civitas akademika untuk membangun lingkungan perguruan tinggi yang aman, inklusif, bebas narkoba dan kekerasan, sekaligus menjunjung tinggi Pancasila dan persatuan bangsa.
PKKMB secara resmi dibuka Asisten I Kabupaten Gorontalo Utara, Irwan Abudi Usman. Ia menegaskan mahasiswa bukan sekadar peserta pendidikan tinggi, melainkan kelompok intelektual yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah dan bangsa.
“Mahasiswa harus tumbuh bukan hanya dari sisi akademik, tetapi juga karakter, integritas, nasionalisme, serta kepedulian sosial. Pendidikan tinggi harus melahirkan generasi yang mampu memberikan gagasan, solusi, dan kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurut Irwan, tema “Tumbuh, Berkembang, dan Berdampak” menggambarkan tahapan yang harus dilalui mahasiswa. Mereka harus bertumbuh melalui pendidikan, berkembang dengan kompetensi dan pengalaman, kemudian memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Karena itu, mahasiswa baru diminta tidak mudah terseret berbagai pengaruh negatif. Penyalahgunaan narkoba, radikalisme, kekerasan dan intoleransi disebut sebagai ancaman yang harus dihadapi dengan pengetahuan, karakter dan sikap yang kuat.
Pesan anti narkoba mendapat perhatian khusus dengan hadirnya BNNK Gorontalo Utara dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi perguruan tinggi dengan pemerintah, aparat keamanan dan lembaga terkait dinilai penting untuk membangun ekosistem pendidikan yang sehat.
Selain BNNK, PKKMB turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, KPU, Bawaslu, TNI-Polri, KNPI, YLBH-ID Gorontalo, perangkat daerah serta pimpinan dan civitas akademika UNISAN Gorut.
Kehadiran berbagai unsur tersebut sekaligus memperluas perspektif mahasiswa baru. Mereka tidak hanya diperkenalkan dengan dunia akademik, tetapi juga diajak memahami isu demokrasi, hukum, keamanan, kebangsaan, kesehatan, sosial dan pembangunan daerah.
Rektor UNISAN Gorut, Fatmah Ngabito, mengatakan PKKMB merupakan pintu pertama mahasiswa untuk mengenal budaya akademik, etika kehidupan kampus dan tanggung jawab sosial sebagai insan pendidikan tinggi.
Ia mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih UNISAN Gorut sebagai tempat melanjutkan pendidikan bagi mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.
Menurut Fatmah, lima deklarasi yang dibacakan bukan sekadar seremoni. Deklarasi tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk identitas mahasiswa UNISAN Gorut yang memiliki integritas, menghargai keberagaman, menjaga persatuan dan menolak segala bentuk kekerasan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” katanya.
Melalui PKKMB tersebut, UNISAN Gorut juga mendorong mahasiswa baru membangun pola pikir kritis, kreatif dan kolaboratif, sekaligus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan sosial.
Dengan demikian, PKKMB 2026 tidak sekadar menjadi gerbang masuk ke dunia perguruan tinggi. Kampus menanamkan pesan sejak awal bahwa gelar akademik tanpa karakter dan integritas tidak cukup untuk menjawab tantangan masyarakat.
Tema “Tumbuh, Berkembang, dan Berdampak” pun menjadi penegasan arah yang ingin dibangun UNISAN Gorut: melahirkan mahasiswa yang bukan hanya cerdas di ruang kuliah, tetapi juga berani bersikap, menjaga nilai kebangsaan dan memberi manfaat nyata di tengah masyarakat.
PKKMB Tahun Akademik 2026/2027 resmi ditutup pada Selasa (01/09/2026). (GN-RLS)










