Adira Finance Berdayakan 36 Pedagang Pasar Liluwo melalui Festival Pasar Rakyat 2026

Adira Finance Berdayakan 36 Pedagang Pasar Liluwo melalui Festival Pasar Rakyat 2026
Foto Istimewah

GONETNEWS.COM, Gorontalo – Sebanyak 36 pedagang Pasar Liluwo, Kota Gorontalo, mendapat kesempatan memperkuat usaha melalui program pendampingan Sahabat Pasar Adira dalam Festival Pasar Rakyat (FPR) 2026 yang digelar Adira Finance melalui Unit Usaha Syariah, 17–18 Oktober 2026.

Program ini tidak sekadar menghadirkan festival, tetapi juga membekali pedagang dengan keterampilan mengelola usaha, memperbaiki pelayanan, memperkuat merek dagang, hingga memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan daya saing.

Berkolaborasi dengan Danamon Syariah dan Zurich Syariah, Adira Finance menggelar FPR 2026 di Pasar Liluwo dengan menggabungkan pendampingan usaha, pembenahan fasilitas pasar, serta edukasi keuangan syariah.

Melalui pilar tanggung jawab sosial perusahaan Sahabat Lokal, festival ini mengusung semangat pasar SEJAHTERA, yakni Sehat, Hijau, Bersih, dan Terawat.

Wakil Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), Swandajani Gunadi, mengatakan pasar rakyat memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi daerah sekaligus menopang kehidupan para pedagang.

“Festival Pasar Rakyat kami hadirkan bukan hanya sebagai perayaan, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat daya saing pedagang serta menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman,” kata Swandajani.

Ia berharap pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Pedagang Dibina Selama Tiga Bulan

Program 36 Pedagang Binaan – Sahabat Pasar Adira menjadi salah satu inisiatif utama dalam FPR 2026, sejalan dengan peringatan HUT ke-36 Adira Finance.

Sebanyak 36 pedagang terpilih akan mengikuti pendampingan selama tiga bulan. Program ini mencakup seleksi, pelatihan, praktik dan tantangan mingguan, klinik usaha, asesmen perkembangan, hingga apresiasi bagi peserta dengan kemajuan terbaik.

Materi pendampingan meliputi pengelolaan usaha dan keuangan, pelayanan pelanggan, penguatan merek, pemanfaatan kanal digital, serta kebersihan dan kerapian kios.

Pedagang juga direncanakan mendapat dukungan branding lapak dan fasilitasi pembukaan QRIS. Selain itu, tersedia kuota sertifikasi halal bagi 36 pedagang, dengan prioritas peserta binaan. Jika kuota masih tersedia, kesempatan tersebut dapat diperluas kepada pedagang Pasar Liluwo lainnya.

Pada akhir program, peserta terpilih berkesempatan memperoleh trofi, sertifikat, dana pengembangan usaha, dan publikasi.

Head of Syariah Adira Finance, Yusron, mengatakan pendampingan dirancang agar pedagang tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kegiatan usaha sehari-hari.

“Kami ingin para pedagang memperoleh pengetahuan untuk meningkatkan usaha menjadi lebih besar, sekaligus langsung dapat mempraktikkannya dalam usaha sehari-hari,” ujarnya.

Menurut Yusron, perubahan yang diharapkan dapat terlihat dari pengelolaan keuangan, peningkatan pelayanan, hingga pemanfaatan teknologi digital agar usaha lebih adaptif dan berdaya saing.

Pasar Liluwo Dibuat Lebih Sehat dan Nyaman

Selain pemberdayaan pedagang, FPR 2026 turut menghadirkan pembenahan lingkungan Pasar Liluwo. Kegiatannya mencakup revitalisasi musala dan kamar mandi, penanaman pohon melalui program Sayang Bumiku, serta gotong royong menjaga kebersihan dan memilah sampah.

Pengunjung juga dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan dasar secara gratis, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat.

Untuk mendekatkan pasar rakyat dengan generasi muda, festival menghadirkan berbagai kegiatan, antara lain Generasi Anak Sayang Pasar, lomba fashion show “Pasar Gaya”, masakan Nusantara, qasidah, catur, permainan susun kata, zumba bersama, pertunjukan budaya, penampilan komunitas, dan hiburan musik.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Soeronoto, S.STP, M.Si, menyambut baik penyelenggaraan festival tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini memadukan aktivitas yang menarik bagi masyarakat dengan pembenahan fasilitas pasar dan pemberdayaan pedagang.

“Kami berharap manfaat program ini dapat terus dirasakan setelah festival berakhir,” kata Haryono.

Perkuat Literasi Keuangan Syariah

FPR 2026 juga menjadi ruang edukasi bagi pedagang dan pengunjung untuk mengenal layanan keuangan syariah yang mencakup pembiayaan, perbankan, dan perlindungan usaha.

Direktur Syariah PT Bank Danamon Indonesia Tbk, Herry Hykmanto, mengatakan keterlibatan Danamon Syariah merupakan bagian dari komitmen satu grup finansial dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah.

Melalui festival tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pengelolaan keuangan serta layanan perbankan yang sesuai dengan prinsip syariah.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia, Hilman Simanjuntak, menekankan pentingnya perlindungan bagi pelaku usaha kecil.

Menurutnya, risiko tak terduga yang menimpa usaha maupun keluarga dapat mengganggu keberlangsungan bisnis yang telah dibangun.

Karena itu, Zurich Syariah berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai perlindungan berbasis syariah sebagai bagian dari pengelolaan keuangan yang sehat dan berkelanjutan.

Selama festival, pengunjung juga dapat memperoleh informasi mengenai program Adira Finance Syariah, termasuk pembiayaan kendaraan, umrah, dana tunai dan Hasanah; Tabungan Rencana Syariah dari Danamon Syariah; serta asuransi mikro syariah dari Zurich Syariah. Informasi aplikasi adiraku turut tersedia.

Festival ini didukung pemerintah daerah, pengelola pasar, pedagang, organisasi masyarakat, komunitas lokal, dan mitra lainnya.

Masyarakat juga berkesempatan mengikuti kuis Instagram resmi Adira Finance melalui aktivitas Jelajah Pasar secara daring maupun luring, dengan hadiah kupon belanja Rp100.000 bagi 10 pemenang di setiap kota penyelenggaraan.

Setelah Gorontalo, rangkaian Festival Pasar Rakyat 2026 dijadwalkan berlanjut di Makassar dan Palu pada November dan Desember 2026.

Melalui kegiatan ini, Adira Finance bersama mitra berharap pasar rakyat tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga ruang tumbuh bagi pedagang, penguatan ekonomi lokal, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (GN-RLS)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *