GONETNEWS.COM, Gorut – Persoalan infrastruktur dasar dan lemahnya dukungan terhadap sektor ekonomi masyarakat mencuat dalam reses hari kedua anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ance Robot, di Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (03/11/2026).
Sejumlah keluhan yang disampaikan warga memperlihatkan persoalan yang belum tertangani, mulai dari banjir yang mengganggu fasilitas pelayanan publik, jalan rusak yang membahayakan pengguna, ancaman longsor, hingga bantuan pertanian yang dinilai belum tepat sasaran.
Kepala Desa Dambalo, Erwin Junus, mengawali penyampaian aspirasi dengan meminta pemerintah melakukan normalisasi sungai di desanya. Menurutnya, persoalan tersebut sudah menjadi kebutuhan mendesak karena setiap hujan dengan intensitas tinggi, air sungai meluap dan menggenangi wilayah sekitar.
Dampaknya bukan sekadar mengganggu aktivitas warga. Genangan air bahkan mengancam akses terhadap fasilitas publik, termasuk puskesmas dan masjid.
Erwin juga meminta bantuan perahu dan mesin katinting untuk masyarakat nelayan. Pasalnya, hampir separuh penduduk Desa Dambalo menggantungkan kehidupan dari sektor perikanan.
Keluhan serupa datang dari sektor infrastruktur jalan. Warga bernama Imran meminta perbaikan jalan lingkar yang menghubungkan tiga desa. Jalan tersebut menjadi jalur alternatif penting ketika jalan utama di pusat desa terendam banjir.
Sementara itu, seorang warga Desa Bubode menyampaikan langsung kondisi rumahnya yang terdampak longsor akibat hujan deras. Ia berharap ada bantuan konkret untuk menangani kerusakan rumah yang dialaminya.
Persoalan bantuan pemerintah juga menjadi catatan serius. Kepala Desa Bulango Raya meminta Ance Robot melakukan pengawasan terhadap penyaluran bantuan bibit jagung dari pemerintah provinsi.
Pasalnya, sejumlah petani mengeluhkan kualitas bibit yang diterima tidak sesuai harapan. Persoalan semakin disayangkan karena bantuan tersebut baru disalurkan ketika sebagian petani telah selesai melakukan penanaman.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai ketepatan waktu dan kualitas bantuan yang seharusnya mendukung produktivitas petani.
Masyarakat Bulango Raya juga membutuhkan mesin katinting dan mesin perontok jagung. Kebutuhan tersebut dinilai penting mengingat sebagian warga berprofesi sebagai petani yang mengelola lahan di kawasan lereng perbukitan.
Di Desa Tanjung Karang, warga bernama Aleks meminta perhatian terhadap jalan masuk desa sepanjang kurang lebih 2,5 kilometer yang kondisinya sudah rusak parah. Kerusakan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Sementara itu, perwakilan pemuda KNPI mengangkat persoalan minimnya fasilitas kepemudaan. Hingga kini, anak-anak muda di Kecamatan Tomilito belum memiliki lapangan yang memadai sebagai ruang untuk berkreasi dan mengembangkan aktivitas positif.
Di tengah berbagai persoalan tersebut, kebutuhan penguatan ekonomi masyarakat juga mendapat perhatian. Ance Robot menyatakan akan memberikan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, khususnya warga yang menjalankan usaha penjualan nasi kuning.
Ia meminta masyarakat yang membutuhkan bantuan segera memasukkan proposal melalui tim dan stafnya agar dapat diproses sesuai ketentuan.
Menanggapi seluruh aspirasi, Ance mengatakan akan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, terutama usulan yang memerlukan kajian teknis dari organisasi perangkat daerah.
Ia menegaskan, aspirasi warga tetap menjadi perhatian dan akan diperjuangkan berdasarkan regulasi serta skala prioritas. Namun, realisasinya juga harus disesuaikan dengan struktur dan kemampuan anggaran pemerintah.
Terlebih, saat ini pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal akibat pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat.
Meski demikian, keterbatasan anggaran tidak boleh membuat persoalan masyarakat kehilangan perhatian. Aspirasi yang muncul dalam reses tersebut menjadi catatan penting bagi pemerintah, terutama menyangkut keselamatan warga, keberlangsungan pelayanan publik, dan penguatan ekonomi masyarakat di wilayah Tomilito. (GN-01)







