GONETNEWS.COM, Pohuwato – Keluhan masyarakat terkait buruknya akses jalan dan kebutuhan jembatan penghubung di Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, Kabupaten Pohuwato, mendapat perhatian serius Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy.
Tak sekadar menampung aspirasi, Limonu mengajak Bupati Pohuwato dan Komandan Kodim (Dandim) 1313/Pohuwato turun langsung meninjau lokasi yang menjadi keluhan masyarakat.
Peninjauan tersebut dilakukan setelah pelaksanaan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 hari keempat di Desa Iloheluma, Kamis (05/11/2026). Dalam kunjungan lapangan itu, Bupati dan Dandim merespons positif usulan masyarakat dan menyepakati kerja sama melalui skema berbagi dukungan (sharing) untuk mewujudkan pembangunan jalan dan jembatan tersebut.
Sebelumnya, dalam dialog bersama ratusan warga, persoalan infrastruktur menjadi salah satu aspirasi yang paling membutuhkan perhatian. Masyarakat mengusulkan pembangunan jalan pertanian dan jembatan penghubung untuk menunjang akses serta aktivitas warga, khususnya di sektor pertanian.
Selain itu, warga juga menyampaikan kebutuhan normalisasi sungai, perbaikan tanggul, bantuan bibit atau benih jagung berkualitas, pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan), bantuan bibit kelapa dalam, serta anggaran pembangunan dan rehabilitasi masjid.
Reses tersebut selain turut dihadiri Bupati Pohuwato, Dandim 1313/Pohuwato, sejumlah OPD Pemerintah Provinsi Gorontalo, juga dihadiri Kepala Desa Iloheluma, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta masyarakat dari Desa Iloheluma dan sekitarnya.
Limonu mengatakan, kehadiran Bupati dan Dandim dalam kegiatan reses menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam mencari solusi atas berbagai persoalan pembangunan di desa.
Menurut anggota Fraksi Gerindra itu, aspirasi masyarakat membutuhkan tindak lanjut nyata melalui koordinasi lintas sektor. Karena itu, keterlibatan langsung pemerintah daerah dan TNI diharapkan dapat mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat yang belum terakomodasi.
“Saya merasa bangga dan sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Pohuwato dan Bapak Dandim 1313 Pohuwato yang telah hadir. Ini momentum yang sangat baik untuk membangun sinergi positif antara pemerintah daerah, DPRD, TNI, dan masyarakat dalam menyahuti harapan bersama serta mencarikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ungkap Limonu.
Ia menegaskan, perjuangan aspirasi masyarakat tidak hanya bergantung pada ketersediaan anggaran APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten. Berbagai usulan yang belum terakomodasi tetap dapat diperjuangkan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan dukungan program dari berbagai pihak.
Namun, proses perencanaan dan penganggaran tetap harus memperhatikan kemampuan keuangan daerah serta skala prioritas pembangunan.
Limonu juga mengajak masyarakat untuk ikut mendukung program pemerintah di semua tingkatan, termasuk program pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh TNI.
“Saya berharap semua elemen, termasuk masyarakat, menjalin kebersamaan dan saling membantu dalam membangun daerah. Mari kita dukung program pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta program TNI agar berjalan baik dan lancar,” pintanya.
Menurut Limonu, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar pembangunan tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten dan provinsi, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.
Kesepakatan awal Bupati dan Dandim untuk berkolaborasi membangun jalan dan jembatan di Iloheluma pun diharapkan menjadi langkah konkret dalam menjawab keluhan warga. Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari hasil peninjauan tersebut agar akses infrastruktur yang dibutuhkan dapat segera diwujudkan. (GN-RLS)







