GONETNEWS.COM, Gorontalo – Persiapan keberangkatan jemaah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Provinsi Gorontalo kian intens. Salah satu tahapan krusial, yakni pendistribusian koper jemaah, mulai dikebut ke enam kabupaten dan kota, Senin (04/05/2026).
Sebanyak 611 koper milik jemaah yang tergabung dalam kloter 28 dan 30 Embarkasi Haji Antara (EHA) Gorontalo tiba di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah sekitar pukul 13.30 WITA. Tanpa menunggu lama, seluruh koper langsung melalui proses pengecekan sebelum didistribusikan pada hari yang sama.
Enam daerah tujuan distribusi meliputi Kabupaten Bone Bolango, Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Gorontalo Utara, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, dan Kota Gorontalo.
Kepala Bagian Tata Usaha, Muhaiminul Aziz Yunus, menegaskan bahwa setiap koper wajib melalui verifikasi ketat sebelum diserahkan.
“Tidak ada yang langsung dikirim. Semua koper diperiksa untuk memastikan kondisi fisik dan kesesuaian data jemaah. Setelah itu, langsung kami distribusikan agar tidak terjadi keterlambatan,” ujarnya.
Menurut dia, skema kerja petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah diatur rinci di tiap daerah untuk memastikan distribusi berjalan cepat namun tetap tertib dan akurat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo, H. Mansur Basir, menekankan bahwa distribusi koper bukan sekadar urusan logistik, melainkan bagian dari kualitas pelayanan kepada jemaah.
“Ketepatan, keamanan, dan ketertiban adalah harga mati. Koper yang tiba hari ini harus langsung sampai ke daerah, supaya jemaah punya waktu cukup untuk mempersiapkan diri,” tegasnya.
Ia juga memastikan tidak ada penumpukan koper di tingkat provinsi. Seluruh barang langsung digerakkan ke daerah begitu proses pengecekan rampung.
Mansur menambahkan, kekompakan petugas menjadi faktor penentu keberhasilan tahapan ini.
“Sinergi antara petugas provinsi dan kabupaten/kota harus solid. Dengan koordinasi yang baik, distribusi bisa tepat waktu dan jemaah lebih tenang menghadapi keberangkatan,” katanya.
Proses ini turut dipantau perwakilan Garuda Indonesia untuk memastikan kesiapan teknis, khususnya terkait standar pengangkutan koper jemaah.
Dengan distribusi yang dilakukan pada hari yang sama, progres persiapan haji di Gorontalo menunjukkan tren positif. Tahapan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kelancaran proses selanjutnya hingga keberangkatan jemaah ke Tanah Suci. (GN-RLS)










