Reses ke Dinas Pangan, DPRD Gorontalo Dalami Implementasi Program Ketahanan Pangan Pascasukses PENAS XVII

Reses ke Dinas Pangan, DPRD Gorontalo Dalami Implementasi Program Ketahanan Pangan Pascasukses PENAS XVII
Kunjungan hari kedua reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Selasa (30/06/2026).
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo mulai mempertajam fungsi pengawasannya terhadap program ketahanan pangan dan tindak lanjut pascapenyelenggaraan Pekan Nasional Petani dan Nelayan (PENAS) XVII Tahun 2026. Hal itu ditunjukkan melalui kunjungan hari kedua reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Selasa (30/06/2026).

Kunjungan dipimpin Wakil Ketua III DPRD Provinsi Gorontalo Sulyanto Pateda bersama anggota DPRD Dapil I Kota Gorontalo, yakni Fikram Salilama, Ekwan Ahmad, dr. Sri Darsianti Tuna, Meyke Camaru, dan Indriani Dunda, didampingi tim Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Sulyanto mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai program yang dijalankan organisasi perangkat daerah benar-benar memberikan dampak kepada masyarakat, terutama program yang berkaitan langsung dengan penguatan ketahanan pangan.

“Selama ini program-program di Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura menjadi salah satu yang paling banyak diminati karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu kami ingin melihat sejauh mana implementasinya di lapangan dan manfaat yang sudah dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurut politisi Partai Gerindra itu, DPRD tidak hanya berkewajiban membahas dan menyetujui anggaran, tetapi juga memastikan setiap rupiah yang dialokasikan melalui APBD mampu diterjemahkan menjadi program yang efektif, tepat sasaran, dan berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani maupun ketahanan pangan daerah.

Selain mengevaluasi pelaksanaan program, DPRD juga mendalami tindak lanjut pascasuksesnya penyelenggaraan PENAS XVII Tahun 2026 yang berlangsung di Gorontalo. Sulyanto menegaskan, keberhasilan menjadi tuan rumah kegiatan nasional harus mampu melahirkan manfaat jangka panjang, bukan sekadar sukses penyelenggaraan.

“Kami ingin mengetahui hasil konkret dari PENAS XVII, apa saja rekomendasi dan inovasi yang dihasilkan, serta bagaimana implementasinya ke depan. Jangan sampai sukses sebagai tuan rumah hanya menjadi seremoni tanpa memberikan perubahan bagi pembangunan sektor pertanian di Gorontalo,” ujarnya.

Ia menilai momentum PENAS XVII harus dimanfaatkan pemerintah daerah untuk memperkuat program ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, memperluas adopsi teknologi, serta memperkuat kapasitas petani agar manfaat kegiatan berskala nasional tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Meski demikian, DPRD Provinsi Gorontalo tetap memberikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan PENAS XVII yang dinilai telah memperkenalkan potensi pertanian Gorontalo di tingkat nasional sekaligus membuka peluang kolaborasi dan investasi di sektor pertanian.

Melalui kunjungan reses tersebut, DPRD berharap evaluasi terhadap program ketahanan pangan dan tindak lanjut hasil PENAS XVII dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan yang lebih terarah sehingga anggaran yang digelontorkan pemerintah benar-benar menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan sektor pertanian di Provinsi Gorontalo. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *