Ridwan Monoarfa Tampung Keluhan Bantuan Bibit yang Tak Tepat Kalender Tanam

Ridwan Monoarfa Tampung Keluhan Bantuan Bibit yang Tak Tepat Kalender Tanam
Foto Istimewa

GONETNEWS.COM,  Gorut – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menampung keluhan petani terkait penyaluran bantuan bibit pertanian yang tidak sesuai dengan kalender musim tanam. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Gorontalo tersebut dikeluhkan karena diterima warga ketika memasuki masa panen sehingga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal.

Keluhan itu disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses masa persidangan yang dilaksanakan Ridwan Monoarfa di Desa Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kabupaten Gorontalo Utara, Selasa (03/11/2026).

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan tersebut, warga mengungkapkan bahwa ketidaktepatan waktu penyaluran bantuan menjadi persoalan yang merugikan petani. Sebab, bibit seharusnya diterima sebelum musim tanam dimulai agar dapat langsung dimanfaatkan sesuai jadwal pengolahan lahan.

Selain persoalan waktu distribusi, masyarakat juga menyoroti kualitas bibit bantuan. Sebagian bibit yang diterima dinilai kurang baik sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap pertumbuhan tanaman dan hasil produksi pertanian.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ridwan mengatakan program bantuan bibit pertanian harus memperhatikan kebutuhan petani serta menyesuaikan dengan kalender musim tanam di setiap wilayah.

“Program bantuan bibit pertanian harus benar-benar memperhatikan kebutuhan dan kalender musim tanam petani. Jangan sampai bantuan baru diterima ketika petani sudah memasuki masa panen, karena pada akhirnya bantuan tersebut tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal,” ujar Ridwan.

Ia berharap mekanisme penyaluran bantuan pertanian dievaluasi, terutama dalam hal perencanaan distribusi dan pengawasan kualitas bibit sebelum diserahkan kepada masyarakat.

Menurutnya, ketepatan waktu penyaluran menjadi hal penting agar program bantuan pemerintah benar-benar memberikan manfaat dan mendukung produktivitas petani.

Masyarakat juga berharap pemerintah memastikan bibit yang disalurkan memenuhi standar kualitas serta tersedia sebelum musim tanam berlangsung, sehingga bantuan tidak sekadar terealisasi secara administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi sektor pertanian.

Kegiatan reses tersebut turut dihadiri Kepala Desa Tanjung Keramat Abas Pakuna, Kepala Desa Tomilito Anton Tomba, sejumlah aparat desa, serta masyarakat setempat.

Berbagai aspirasi yang disampaikan warga menjadi catatan bagi Ridwan Monoarfa untuk ditindaklanjuti melalui koordinasi dan penyampaian kepada instansi pemerintah terkait sesuai kewenangannya.

Masyarakat berharap keluhan yang disampaikan melalui forum reses tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut pemerintah, khususnya dalam memperbaiki tata kelola bantuan pertanian agar lebih tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan petani. (GN-RLS)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *