2.000 Paket Pangan Disiapkan untuk Warga Terdampak Kemarau, Indriani Pastikan Tanpa Syarat Desil

2.000 Paket Pangan Disiapkan untuk Warga Terdampak Kemarau, Indriani Pastikan Tanpa Syarat Desil
Reses tatap muka anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda, bersama Majelis Taklim Ar Rasyid Kelurahan Buladu dan Majelis Taklim Nur Hidayah Kelurahan Leato, di rumah kediamannya, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (03/11/2026).

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Sebanyak 2.000 paket bantuan rawan pangan segera disalurkan kepada masyarakat Kota Gorontalo yang terdampak bencana kemarau. Bantuan yang diperjuangkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda, melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) tersebut dipastikan tidak mensyaratkan penerima masuk dalam kategori desil tertentu.

Kepastian itu disampaikan Indriani saat menggelar reses tatap muka bersama Majelis Taklim Ar Rasyid Kelurahan Buladu dan Majelis Taklim Nur Hidayah Kelurahan Leato, di rumah kediamannya, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, Selasa (03/11/2026).

Bacaan Lainnya

Indriani menjelaskan, 2.000 paket bantuan tersebut bersumber dari Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui dinas terkait, sebagai tindak lanjut dari aspirasi yang diperjuangkannya di DPRD Provinsi Gorontalo.

Ia menegaskan, penyaluran bantuan tidak dibatasi berdasarkan klasifikasi desil. Dengan demikian, masyarakat yang membutuhkan tetap berpeluang menerima bantuan tanpa harus memenuhi persyaratan kategori kesejahteraan tertentu.

“Untuk bantuan ini tidak ada persyaratan harus masuk desil tertentu. Kami ingin bantuan ini bisa menjangkau masyarakat yang memang membutuhkan,” kata Indriani di hadapan peserta reses.

Terkait sasaran penyaluran, Indriani mengatakan paket bantuan akan dibagikan kepada setiap majelis taklim binaannya. Namun, penerima manfaat tidak hanya berasal dari kelompok pengajian tersebut. Sebagian paket juga dialokasikan bagi masyarakat di luar majelis taklim yang membutuhkan.

Menurutnya, perluasan sasaran ini penting agar bantuan pangan tidak hanya dinikmati kelompok tertentu, tetapi juga dapat menjangkau warga lain yang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan pokok akibat dampak kemarau.

“Harapan saya, bantuan ini bisa membantu meringankan beban masyarakat dan mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari. Yang terpenting, bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Melalui penyaluran 2.000 paket tersebut, Indriani berharap masyarakat terdampak kemarau mendapatkan dukungan nyata untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Bantuan ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga di tengah kondisi ekonomi yang sulit. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *