Aleg Deprov Erwin Ismail Jadi Pemateri Integritalk UNG Bahas Pencegahan Korupsi di Daerah

Aleg Deprov Erwin Ismail Jadi Pemateri Integritalk UNG Bahas Pencegahan Korupsi di Daerah
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwin Ismail menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Integritalk yang digagas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (21/01/2026).
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Erwin Ismail menjadi salah satu pemateri dalam kegiatan Integritalk yang digagas Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Rabu (21/01/2026).

Dialog yang mengangkat tema “Membangun Gerakan Antikorupsi Berbasis Kampus dan Kepemudaan di Gorontalo” tersebut diikuti oleh mahasiswa FIP UNG. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Direktur ISM sekaligus Penyuluh Antikorupsi Sahrul Hikam, Dekan FIP UNG Arwildayanto, serta Ketua KNPI Kota Gorontalo Fahrudin Salilama.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Dalam kesempatan tersebut, Erwin Ismail memaparkan materi bertajuk “Peran DPRD dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Berintegritas dan Pencegahan Korupsi di Daerah”. Ia menegaskan bahwa korupsi masih menjadi tantangan serius di daerah dan berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik.

“Korupsi muncul salah satunya akibat lemahnya tata kelola pemerintahan. Kondisi ini tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga menghambat pembangunan daerah,” kata Erwin.

Menurut legislator dari Partai Demokrat itu, DPRD memiliki peran strategis dalam sistem checks and balances guna mencegah praktik korupsi. Namun, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi multipihak, termasuk pemerintah, lembaga legislatif, akademisi, serta elemen masyarakat.

Terkait peran DPRD dalam kebijakan antikorupsi, Erwin menjelaskan DPRD berperan dalam inisiasi dan pembahasan peraturan daerah yang berorientasi pada integritas, mendorong transparansi dan keterbukaan informasi publik, serta memperkuat reformasi birokrasi dan digitalisasi. Selain itu, keteladanan integritas anggota DPRD juga menjadi bagian penting dalam pencegahan korupsi.

Pada fungsi pengawasan, Erwin menyebut DPRD melakukan pengawasan terhadap perencanaan dan pelaksanaan APBD, monitoring proyek-proyek strategis, serta pelayanan publik. DPRD juga menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan BPKP sebagai upaya mendorong akuntabilitas pihak eksekutif.

Erwin mengapresiasi pelaksanaan dialog tersebut karena menghadirkan kolaborasi antara unsur pemerintah, DPRD, akademisi, dan pegiat antikorupsi. Ia berharap kegiatan semacam ini terus didukung dan dikembangkan.

“Melalui dialog seperti ini diharapkan lahir generasi penerus bangsa, khususnya dari Gorontalo, yang memiliki integritas yang kuat, berakhlak mulia, serta berkomitmen terhadap gerakan antikorupsi,” ujarnya. (GN-01)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *