Dari 110 Karya Tersisa Tiga, Sayembara Kantor Wali Kota Gorontalo Memasuki Penjurian Akhir

Dari 110 Karya Tersisa Tiga, Sayembara Kantor Wali Kota Gorontalo Memasuki Penjurian Akhir
Penjurian tahap kedua Sayembara desain Kantor Wali Kota Gorontalo dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, Kamis pagi (14/05/2026), di Aston Gorontalo Hotel & Villas.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo — Sayembara desain Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru memasuki tahap penjurian kedua setelah penjurian tahap pertama dilaksanakan pada Februari 2026 lalu.

Pada tahap kedua ini, sebanyak tiga karya arsitek terbaik dipilih dari 10 besar hasil seleksi awal, dari total 110 karya yang masuk dalam ajang sayembara tersebut.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketiga karya terbaik itu kembali dinilai secara lebih mendalam, terutama terkait filosofi “Serambi Madinah” yang menjadi salah satu konsep utama dalam pembangunan kantor wali kota baru.

Menariknya, seluruh peserta yang masuk tiga besar berasal dari luar Provinsi Gorontalo, bahkan salah satu peserta berasal dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Pemerintah Kota Gorontalo menilai ajang sayembara tersebut bukan hanya menjadi wadah kompetisi desain arsitektur, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan Gorontalo kepada daerah lain di Indonesia.

Penjurian tahap kedua dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, Kamis pagi (14/05/2026), di Aston Gorontalo Hotel & Villas.

Dalam sambutannya, Indra Gobel mengatakan pembangunan gedung Kantor Wali Kota Gorontalo yang baru merupakan janji politik Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, saat kampanye Pilkada lalu.

Menurutnya, pembangunan kantor baru itu juga menjadi bagian dari upaya memperluas pergerakan ekonomi di wilayah utara Kota Gorontalo.

“Pembangunan kantor wali kota baru ini bukan hanya untuk kebutuhan pemerintahan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di kawasan utara kota,” ujar Indra.

Selain itu, ia menyebut kondisi gedung kantor wali kota saat ini sudah tua dan sempit sehingga dinilai tidak lagi memadai untuk menunjang pelayanan publik.

Indra Gobel menegaskan pembangunan kantor wali kota baru menjadi langkah awal untuk mengubah citra Kota Gorontalo sebagai ibu kota provinsi agar lebih menarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

Menurut dia, wajah sebuah kota juga dapat dilihat dari bangunan kantor pemerintahan utamanya.

“Sebab kota yang bagus bisa dinilai dari gedung kantor wali kotanya,” katanya.

Ia berharap hasil sayembara nantinya melahirkan karya terbaik yang mampu menjadi kebanggaan masyarakat Kota Gorontalo sekaligus merepresentasikan identitas daerah melalui konsep arsitektur yang modern dan religius. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *