GONETNEWS.COM, Bone Bolango – Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat mulai dirasakan hingga ke daerah. Salah satu dampaknya adalah berkurangnya sejumlah program yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk bantuan ternak sapi di Kabupaten Bone Bolango.
Hal itu diungkapkan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) II Bone Bolango, Faisal Hulukati, saat menggelar reses tatap muka bersama masyarakat di Desa Dutohe Barat, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, Kamis (02/07/2026).
Di hadapan warga, legislator Fraksi PPP itu menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat membuat sejumlah program pemerintah yang sebelumnya dirancang untuk masyarakat tidak dapat berjalan secara maksimal.
“Ada beberapa program yang seharusnya bisa berjalan sepenuhnya untuk masyarakat, tetapi harus terhenti atau disesuaikan karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,” ujar Faisal.
Menurut dia, sektor peternakan menjadi salah satu yang ikut terdampak. Program bantuan pengadaan sapi untuk Kabupaten Bone Bolango tidak dapat direalisasikan sebagaimana yang diharapkan masyarakat.
Meski demikian, Faisal meminta para peternak tidak kehilangan harapan. Ia mengatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo masih memiliki program pengembangan ternak melalui inseminasi buatan (IB) yang dapat dimanfaatkan masyarakat dengan biaya yang relatif terjangkau.
“Kalau ada peternak yang ingin mengembangkan ternaknya, silakan mengajukan program inseminasi buatan. Program ini masih tersedia dan biayanya cukup murah,” katanya.
Ia menilai program inseminasi buatan menjadi solusi yang efektif untuk meningkatkan populasi sekaligus kualitas ternak sapi di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
Karena itu, Faisal mendorong para peternak agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah desa maupun dinas terkait sehingga dapat memperoleh pendampingan dan mengakses program tersebut.
Selain menyampaikan perkembangan berbagai program pemerintah, Faisal juga menyerap beragam aspirasi masyarakat Desa Dutohe Barat yang akan diperjuangkan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran di tingkat Pemerintah Provinsi Gorontalo. (GN-01)










