GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Asosiasi Instruktur Aerobik dan Fitness Indonesia (ASIAFI) Kota Gorontalo resmi memiliki kepengurusan periode 2026–2030 setelah dilantik dalam sebuah prosesi yang digelar di salah satu gedung pertemuan di Kota Gorontalo, Sabtu (11/07/2026). Organisasi profesi yang menaungi para instruktur kebugaran itu langsung diingatkan agar tidak hanya hadir sebagai pelengkap organisasi, tetapi mampu melahirkan program nyata yang berdampak bagi masyarakat.
Pelantikan dilakukan Ketua ASIAFI Provinsi Gorontalo, Hartati Madjegu, dan disaksikan Wali Kota Gorontalo yang diwakili Asisten I Setda Kota Gorontalo Iskandar Moerad. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Gorontalo Irwansyah Taha, Sekretaris ASIAFI Provinsi Gorontalo Mohammad Hasan, serta para pegiat olahraga kebugaran.
Ketua ASIAFI Provinsi Gorontalo, Hartati Madjegu, mengatakan pembentukan kepengurusan di Kota Gorontalo merupakan bagian dari upaya memperkuat organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Ia menjelaskan, ASIAFI saat ini telah terbentuk di 33 provinsi di Indonesia dan berada di bawah naungan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI).
“Di Provinsi Gorontalo, kepengurusan yang sudah terbentuk adalah Kota Gorontalo, Kabupaten Gorontalo, dan Kabupaten Boalemo. Berikutnya kami akan membentuk kepengurusan di Kabupaten Gorontalo Utara, Pohuwato, dan Bone Bolango sehingga ASIAFI hadir di seluruh daerah,” ujar Hartati.
Menurutnya, keberadaan ASIAFI tidak hanya menjadi wadah bagi instruktur aerobik dan fitness, tetapi juga menjadi motor penggerak olahraga kebugaran masyarakat yang semakin diminati.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kota Gorontalo, Irwansyah Taha, menyatakan Pemerintah Kota Gorontalo menyambut baik terbentuknya ASIAFI Kota Gorontalo sebagai mitra dalam membangun budaya hidup sehat.
Ia berharap organisasi tersebut mampu membangun sinergi dengan pemerintah sekaligus memperkuat ekosistem olahraga masyarakat di Kota Gorontalo.
“Kehadiran ASIAFI harus mampu mendorong kemandirian olahraga masyarakat melalui berbagai kegiatan kebugaran yang berkelanjutan. Organisasi ini memiliki peran penting untuk mengajak masyarakat menjadikan olahraga sebagai kebutuhan,” katanya.
Irwansyah menegaskan, tantangan pengurus yang baru dilantik adalah membuktikan eksistensi organisasi melalui program kerja yang terukur.
“Pelantikan ini jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang lebih penting adalah menyusun rencana aksi, menghadirkan program pembinaan, meningkatkan kualitas instruktur, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga kebugaran,” tegasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, ASIAFI Kota Gorontalo diharapkan menjadi organisasi yang mampu mengembangkan profesi instruktur kebugaran sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat melalui olahraga rekreasi yang terarah dan berkesinambungan. (GN-01)










