Lama Tak Tertangani, Ekwan Ahmad Terima Aduan Drainase Warga Dulomo Selatan

Lama Tak Tertangani, Ekwan Ahmad Terima Aduan Drainase Warga Dulomo Selatan
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ekwan Ahmad, dalam kegiatan reses.Rabu (04/11/2026).

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Persoalan drainase yang diduga tertutup akibat pembangunan perumahan menyebabkan tujuh rumah warga di Kelurahan Dulomo Selatan, Kota Gorontalo, kerap terdampak genangan air setiap kali hujan turun. Bahkan, air yang tidak dapat mengalir tersebut dilaporkan masuk hingga ke dalam rumah warga.

Keluhan yang telah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian itu disampaikan warga kepada Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ekwan Ahmad, dalam kegiatan reses.Rabu (04/11/2026).

Bacaan Lainnya

Salah satu perwakilan warga, Titin Tolinggi, mengatakan tertutupnya saluran air mengakibatkan aliran drainase terganggu sehingga air hujan meluap dan menggenangi permukiman.

Menurutnya, warga telah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada pihak kelurahan. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut yang memberikan solusi atas permasalahan tersebut.

“Kondisi ini sudah berlangsung lama. Kami juga sudah beberapa kali melaporkannya ke kelurahan, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Setiap hujan turun, air menggenang bahkan masuk ke dalam rumah,” ungkap Titin.

Ia berharap melalui reses Ekwan Ahmad, keluhan warga dapat diteruskan kepada pihak yang berwenang dan mendapatkan penanganan konkret. Sebab, sedikitnya tujuh rumah terdampak akibat persoalan saluran air tersebut.

Warga berharap ada solusi terhadap saluran drainase yang tertutup, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang dirugikan setiap kali hujan turun.

Menanggapi aspirasi tersebut, Ekwan Ahmad menyampaikan akan mengoordinasikan persoalan itu dengan anggota DPRD Kota Gorontalo.

Ia menjelaskan, penanganan drainase di wilayah tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Kota Gorontalo. Karena itu, koordinasi dengan para legislator di tingkat kota diperlukan agar keluhan warga dapat diteruskan kepada instansi teknis terkait.

Ekwan berharap persoalan tersebut bisa segera ditindaklanjuti sehingga saluran air dapat berfungsi kembali dan tujuh rumah warga tidak terus-menerus terancam genangan ketika hujan turun. (GN-01)

 

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *