, Gorut – Menindaklanjuti aspirasi yang telah diperjuangkan melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Muhammad Iqbal Al Idrus turun langsung menemui masyarakat penerima bantuan di Desa Nanati Jaya, Kecamatan Gentuma, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat (6/11/2026).
Kunjungan lapangan yang merupakan bagian dari kegiatan kerja reses tersebut menjadi kesempatan bagi Iqbal Al Idrus untuk melihat secara langsung hasil perjuangan aspirasi masyarakat sekaligus memastikan program bantuan yang telah disalurkan dapat memberikan manfaat bagi penerimanya.
Kehadiran Iqbal disambut langsung oleh masyarakat penerima manfaat. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut. Tidak hanya melihat kondisi penerima bantuan, ia juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengarkan berbagai masukan, kebutuhan, serta persoalan yang masih dihadapi masyarakat.
Menurut Iqbal, perjuangan aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti pada tahap pengusulan maupun penganggaran. Seorang wakil rakyat juga perlu hadir langsung di tengah masyarakat untuk mengetahui bagaimana hasil perjuangan tersebut dirasakan oleh warga.
“Bagi saya, memperjuangkan aspirasi masyarakat bukan hanya sebatas menyampaikan usulan dalam forum pembahasan anggaran. Kita juga harus turun langsung, melihat hasilnya, mendengar masyarakat, dan memastikan bahwa apa yang telah diperjuangkan benar-benar memberikan manfaat. Karena pada akhirnya, tujuan dari setiap program adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Iqbal.
Ia juga menegaskan bahwa kunjungan lapangan seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang terbuka antara masyarakat dan wakil rakyat. Melalui pertemuan langsung, berbagai persoalan yang mungkin belum tersampaikan dapat diketahui sehingga menjadi bahan evaluasi dan perjuangan ke depan.
“Saya ingin terus menjaga komunikasi dengan masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan dan keluhan warga harus kita dengarkan. Jangan sampai setelah program direalisasikan, komunikasi justru terputus. Aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian dan akan kita tampung untuk diperjuangkan sesuai kewenangan serta mekanisme yang berlaku,” tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, masyarakat juga menyampaikan sejumlah masukan dan harapan terkait kebutuhan di lingkungan mereka. Berbagai aspirasi tersebut menjadi bagian penting dari agenda reses, yakni menjalin silaturahmi, menyerap masukan, mengetahui kondisi riil masyarakat, serta menghimpun usulan untuk diperjuangkan dalam program pembangunan selanjutnya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal anggota DPRD, melainkan ruang untuk membangun komunikasi dua arah dan melihat secara langsung kondisi masyarakat.
Bagi Iqbal, kehadiran di tengah masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Sebab, perjuangan aspirasi tidak hanya diukur dari banyaknya usulan yang disampaikan, tetapi juga dari sejauh mana program yang diperjuangkan mampu menjawab kebutuhan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (GN-01)







