Reses Meyke Camaru di Libuo: Warga Keluhkan Gas LPG 3 Kg Cepat Habis, Minta Tambahan Pangkalan

Reses Meyke Camaru di Libuo: Warga Keluhkan Gas LPG 3 Kg Cepat Habis, Minta Tambahan Pangkalan
Reses tatap muka anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, Senin (09/02/2026).
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo — Warga Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, mulai mengeluhkan ketersediaan gas LPG 3 kilogram yang dinilai cepat habis di tingkat pangkalan.

Keluhan tersebut disampaikan Rosna, salah satu warga, saat menghadiri reses tatap muka anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, Senin (09/02/2026). Ia mengaku, dalam beberapa waktu terakhir warga kesulitan mendapatkan LPG 3 kg di pangkalan yang berada di sekitar tempat tinggalnya.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Sekarang membeli gas di pangkalan sudah mulai sulit. Kuota yang seharusnya 40 tabung, yang datang hanya 20 tabung. Akibatnya banyak warga tidak kebagian,” ujar Rosna.

Menurutnya, kondisi ini membuat warga harus mencari LPG ke wilayah lain. Padahal, kebutuhan gas rumah tangga maupun pelaku usaha kecil cukup tinggi, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Rosna berharap melalui Meyke Camaru selaku anggota DPRD dari daerah pemilihan (dapil) Kota Gorontalo, pemerintah dapat mempertimbangkan penambahan pangkalan LPG di Kelurahan Libuo, tepatnya di Jalan Belimbing, agar distribusi lebih merata dan warga mudah memperoleh gas bersubsidi tersebut.

“Apalagi Ramadan tinggal beberapa hari lagi. Biasanya banyak pelaku UMKM makanan yang mulai berjualan dan tentu membutuhkan gas LPG,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Meyke Camaru menyatakan persoalan LPG menjadi perhatian serius, terlebih dirinya saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang membidangi sektor perdagangan dan distribusi LPG.

Ia memastikan dalam waktu dekat akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi distribusi dan memastikan pasokan LPG 3 kg tetap aman, baik menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Ini akan menjadi perhatian kami. Kami akan memastikan ketersediaan dan distribusi LPG berjalan baik agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” tegas Meyke.

Selain persoalan LPG, dalam reses tersebut warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya, di antaranya bantuan untuk masjid, dukungan bagi pelaku UMKM, beasiswa pendidikan, serta bantuan peternakan kambing dan ayam. Aspirasi tersebut akan ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan mekanisme yang berlaku. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *