Dari Desa hingga Kelurahan, SMAN 1 Gorontalo Cari Anak Tidak Sekolah untuk PJJ

Dari Desa hingga Kelurahan, SMAN 1 Gorontalo Cari Anak Tidak Sekolah untuk PJJ
SMAN 1 Gorontalo buka Posko Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Tahun Pelajaran 2026/2027.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – SMA Negeri 1 Gorontalo mulai bergerak mencari Anak Tidak Sekolah (ATS) yang tersebar di desa maupun kelurahan di Provinsi Gorontalo untuk mengikuti Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Tahun Pelajaran 2026/2027. Program tersebut menjadi upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang sempat putus sekolah maupun tidak melanjutkan pendidikan.

Seiring dengan itu, SMAN 1 Gorontalo secara resmi membuka Posko Pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Tahun Pelajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka hingga akhir Juli 2026 dan kegiatan belajar mengajar dijadwalkan mulai pada awal Agustus 2026.

Kepala SMAN 1 Gorontalo, Adianiwaty S. Polapa, mengatakan pihaknya tidak hanya menunggu calon peserta didik mendaftar, tetapi juga akan melakukan penelusuran terhadap anak-anak yang tidak bersekolah di berbagai desa dan kelurahan agar mereka kembali memperoleh hak atas pendidikan.

“Pendaftaran berlangsung hingga akhir Juli 2026 karena pada awal Agustus proses pembelajaran sudah dimulai. Kami juga akan mencari anak-anak yang tidak sekolah agar mereka dapat kembali melanjutkan pendidikan melalui Program PJJ,” kata Adianiwaty, Kamis (09/07/2026).

Menurut dia, program tersebut diperuntukkan bagi masyarakat berusia 16 hingga 18 tahun yang pernah putus sekolah, tidak melanjutkan pendidikan karena bekerja membantu orang tua, maupun mereka yang berhenti sekolah karena kehilangan minat belajar.

“Kami ingin memberikan motivasi kepada mereka agar kembali memperoleh pendidikan yang layak, setara dengan anak-anak lainnya,” ujarnya.

Adianiwaty menjelaskan Program Pendidikan Jarak Jauh merupakan jawaban atas kebutuhan sistem pendidikan yang lebih fleksibel tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Seluruh proses belajar tetap berada di bawah pendampingan guru melalui sistem pembelajaran daring.

“Kami berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang inklusif. Melalui program PJJ ini kami mengusung jargon ‘Belajar Fleksibel, Prestasi Maksimal!’. Keterbatasan ruang, jarak, dan waktu bukan lagi menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.

Ia menambahkan, peserta didik nantinya dapat mengakses materi pembelajaran digital secara fleksibel dari mana saja dan kapan saja. Meski dilaksanakan secara jarak jauh, siswa tetap memperoleh bimbingan, konsultasi, serta pendampingan intensif dari tutor dan tenaga pendidik profesional.

Lebih lanjut, Adianiwaty menegaskan legalitas program tersebut telah dijamin pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu ragu untuk mendaftarkan anaknya.

“Ijazah yang diterbitkan memiliki nilai yang setara dengan ijazah SMA reguler. Dengan demikian lulusan Program PJJ memiliki hak yang sama untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memenuhi persyaratan administrasi lainnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, Program Pendidikan Jarak Jauh merupakan program perdana yang dijalankan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). SMAN 1 Gorontalo menjadi salah satu dari 20 sekolah induk di Indonesia yang dipercaya menyelenggarakan program tersebut.

Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring untuk memudahkan calon peserta didik. Panitia mengimbau masyarakat memastikan seluruh dokumen persyaratan telah lengkap agar proses verifikasi dapat berjalan lebih cepat.

Persyaratan yang harus disiapkan meliputi ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL) SMP/sederajat, akta kelahiran, kartu keluarga, pasfoto ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta mengisi formulir pendaftaran.

Pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir secara daring, mengunggah seluruh dokumen persyaratan, kemudian menunggu konfirmasi resmi dari panitia seleksi.

Untuk memperoleh informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi hotline resmi Program PJJ melalui nomor 0822-9188-1642 (Kepala SMAN 1 Gorontalo), 0852-5641-9671 (Kepala SMAN 2 Limboto), atau 0813-1574-4679 (Kepala SMAN 1 Gorontalo Utara). (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *