GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo — Berawal dari hobi dan kecintaan terhadap kegiatan keagamaan, Majelis Taklim (MT) Barokah Huangobotu, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo, sukses mengukir prestasi perdana.
Grup qasidah MT Barokah berhasil meraih Juara II dalam Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Capaian tersebut terasa istimewa karena MT Barokah belum lama terbentuk. Bahkan, persiapan untuk mengikuti lomba dilakukan secara terbatas. Para anggota hanya sempat menjalani beberapa kali latihan karena masing-masing memiliki kesibukan.
Dalam perlombaan, grup qasidah MT Barokah tampil membawakan lagu “Salawat Badar” dan “Ibu”. Penampilan tersebut mampu mengantarkan mereka ke posisi kedua sekaligus membawa pulang piala perdana bagi majelis taklim.
Ketua MT Barokah, Risnawaty Rauf, mengaku sejak awal tidak membebani anggotanya dengan target juara.
Menurutnya, keikutsertaan MT Barokah lebih didorong oleh keinginan untuk ikut menyukseskan kegiatan keagamaan yang diselenggarakan KUA Kecamatan Dungingi.
“Kami tidak memasang target harus juara. Kami hadir di sini untuk ikut menyukseskan kegiatan yang dilaksanakan KUA Dungingi,” ujar Risnawaty, Jumat (22/08/2026).
Karena itu, ketika nama MT Barokah diumumkan sebagai peraih Juara II, para anggota mengaku terkejut sekaligus bangga.
“Tidak menyangka bisa mendapat juara, karena latihan hanya beberapa kali. Masing-masing juga punya kesibukan,” katanya.
Bagi Risnawaty, piala tersebut bukan sekadar penghargaan dari sebuah perlombaan. Prestasi itu menjadi kebanggaan bersama, termasuk bagi para jemaah Masjid Al Barokah Huangobotu.
“Yang didapat ini sebuah hal yang membanggakan, bukan hanya bagi majelis taklim tetapi juga bagi jemaah Masjid Al Barokah,” ungkapnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Agama Kota Gorontalo dan KUA Kecamatan Dungingi yang telah memberikan ruang bagi majelis taklim untuk berpartisipasi dalam Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Juara II tersebut sekaligus menjadi piala perdana MT Barokah Huangobotu sejak majelis taklim itu terbentuk.
Prestasi ini menjadi awal yang menjanjikan. Dari sekadar hobi berkegiatan keagamaan, MT Barokah kini memiliki alasan lebih kuat untuk terus mengembangkan seni qasidah sekaligus memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. (GN-01)










