Meyke Camaru: Program Harus Dorong Ekonomi, Tekan Kemiskinan

Meyke Camaru: Program Harus Dorong Ekonomi, Tekan Kemiskinan
Meyke Camaru saat rapat dengar pendapat bersama mitra terkait di Ruang Dulohupa, Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (29/09/2026), dalam rangka pembahasan program dan kegiatan tahun anggaran 2027.

GONETNEWS.COM, Puncak Botu — Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, meminta organisasi perangkat daerah (OPD) mitra Komisi II memastikan setiap program yang dirancang dalam APBD 2027 benar-benar berkontribusi terhadap target pembangunan daerah.

Ia menegaskan, program pemerintah tidak boleh hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran, tetapi harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan angka kemiskinan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Hal tersebut disampaikan Meyke saat rapat dengar pendapat bersama mitra terkait di Ruang Dulohupa, Kantor DPRD Provinsi Gorontalo, Selasa (29/09/2026), dalam rangka pembahasan program dan kegiatan tahun anggaran 2027.

“Target RPJMD penurunan angka kemiskinan di bawah 11 persen untuk tahun 2027 harus dikejar. Termasuk pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkualitas, 6,03 sampai 6,70 persen,” kata Meyke.

Menurutnya, target tersebut harus menjadi perhatian dalam penyusunan program OPD mitra Komisi II. Dengan demikian, program yang mendapat dukungan anggaran dalam APBD 2027 memiliki arah dan ukuran keberhasilan yang jelas.

Meyke secara khusus meminta Dinas Peternakan dan Perkebunan serta Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo menyusun program unggulan yang benar-benar mendukung target RPJMD.

“Khusus Dinas Peternakan dan Perkebunan dan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura, kiranya dapat memberikan program unggulan prioritas tahun anggaran 2027 yang benar-benar berkontribusi pada target capaian RPJMD tahun 2027,” ujarnya.

Ia menilai sektor peternakan, perkebunan dan pangan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, program yang dirancang OPD harus mampu memberikan dampak terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Meyke juga mengingatkan agar target pertumbuhan ekonomi tidak hanya dikejar dari sisi angka. Pertumbuhan tersebut harus berkualitas dan memiliki keterkaitan dengan peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Programnya harus jelas kontribusinya. Jangan sampai kita menyusun banyak program, tetapi ketika dikaitkan dengan target penurunan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi, tidak terlihat dampaknya,” katanya.

Ia berharap pembahasan program kegiatan 2027 bersama mitra OPD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih terarah dan selaras dengan target pembangunan Provinsi Gorontalo.

Dengan begitu, APBD 2027 tidak hanya menjadi instrumen pembiayaan kegiatan pemerintah, tetapi juga mampu mendukung pencapaian target RPJMD, terutama dalam menekan kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *