TPA Bone Bolango Diapresiasi, Indriani Dunda Usulkan Dukungan Serupa untuk Kota Gorontalo

TPA Bone Bolango Diapresiasi, Indriani Dunda Usulkan Dukungan Serupa untuk Kota Gorontalo
Rapat Kerja Komisi III bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Gorontalo serta Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Gorontalo. Rapat itu membahas evaluasi pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 dan penyusunan rencana program tahun 2026 melalui sumber pendanaan APBD dan APBN.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Puncak Botu – Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Indriani Dunda, mengapresiasi pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kabupaten Bone Bolango yang rencananya mulai beroperasi tahun ini. Ia mendorong agar pemerintah pusat maupun instansi vertikal dapat memberikan dukungan serupa untuk Kota Gorontalo, mengingat kebutuhan fasilitas pengelolaan sampah di daerah tersebut semakin mendesak.

Ketua Fraksi Partai NasDem itu mengungkapkan bahwa TPA Talumelito di Kabupaten Gorontalo saat ini mengalami penumpukan sampah yang cukup signifikan. Menurutnya, jika Kota Gorontalo memiliki TPA sendiri, ditambah beroperasinya TPA Bone Bolango, beban sampah yang masuk ke Talumelito dapat berkurang secara drastis.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“TPA Talumelito sudah terlalu menumpuk. Jika TPA Kota Gorontalo bisa segera dibangun, ditambah lagi TPA Bone Bolango yang segera beroperasi, maka otomatis akan mengurangi beban sampah yang masuk ke Talumelito,” ujar Indriani Dunda saat ditemui di ruang fraksi, Senin (12/01/2026).

Indriani juga menekankan bahwa keberadaan TPA Kota Gorontalo tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah, tetapi juga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurutnya, TPA yang dikelola secara modern dapat membuka peluang penerimaan daerah, baik dari retribusi persampahan, pemanfaatan lahan, hingga pengolahan sampah menjadi energi atau kompos.

“Jika Kota Gorontalo memiliki TPA sendiri, ini bukan hanya solusi pengelolaan sampah, tapi juga bisa menambah PAD. Potensinya ada, tinggal bagaimana pengelolaannya nanti,” jelasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan usai mengikuti rapat kerja bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Gorontalo serta Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Gorontalo. Rapat itu membahas evaluasi pelaksanaan program pembangunan tahun 2025 dan penyusunan rencana program tahun 2026 melalui sumber pendanaan APBD dan APBN.

Indriani berharap usulan pembangunan TPA Kota Gorontalo dapat segera ditindaklanjuti dan menjadi prioritas dalam perencanaan program tahun 2026. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan instansi vertikal sangat penting agar infrastruktur pengelolaan sampah dapat terakomodir secara optimal.

“Kami mendorong agar pemerintah kota dan BPBPK dapat bersinergi. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi tentang kebersihan kota, kesehatan masyarakat, dan potensi ekonomi daerah,” tegasnya.

Dengan adanya penguatan fasilitas persampahan baik di Bone Bolango maupun Kota Gorontalo, ia optimistis persoalan sampah di wilayah Gorontalo dapat ditangani lebih komprehensif dan berkelanjutan. (GN-02)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *