GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo — Semarak Iduladha 1447 Hijriah yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (IKA HPMIG) Manado kembali menjadi ajang silaturahmi besar yang mempertemukan berbagai tokoh berpengaruh di Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang untuk keempat kalinya dilaksanakan tersebut dipusatkan di rumah pribadi dr. Abdul Rahman Mohammad, Jalan Dua Susun, Kota Gorontalo, Minggu (31/05/2026) dengan mengusung tema “Dengan Semarak Iduladha 1447 Hijriah, Kita Tingkatkan Kesalehan Sosial dengan Mempererat Silaturahmi.”
Tak sekadar menjadi perayaan Hari Raya Iduladha, kegiatan itu menjelma sebagai wadah mempererat hubungan antaralumni sekaligus memperkuat jejaring sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat Gorontalo.
Dari pantauan di lokasi, kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya mantan Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim, mantan Wali Kota Gorontalo Marten Taha, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid, Bupati Boalemo Rum Pagau, anggota DPRD, pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, kalangan dokter, serta alumni IKA HPMIG Manado yang datang dari berbagai daerah di luar Provinsi Gorontalo.
Kehadiran para tokoh lintas profesi dan generasi itu menjadi gambaran kuatnya ikatan yang terbangun di lingkungan alumni HPMIG Manado sejak masa perkuliahan hingga saat ini.
Dalam sambutannya, dr. Abdul Rahman Mohammad menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan pengurus IKA HPMIG Manado untuk menjadikan kediamannya sebagai pusat pelaksanaan kegiatan.
“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami. Terima kasih kepada seluruh pengurus dan alumni yang telah mempercayakan rumah ini sebagai tempat pelaksanaan Semarak Iduladha tahun ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA HPMIG Manado, Erman Djafar, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sengaja difokuskan pada upaya mempererat silaturahmi antaralumni yang kini jumlahnya telah mencapai lebih dari 200 orang dari berbagai angkatan.
Menurut Erman, antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun. Jika pada pelaksanaan sebelumnya jumlah peserta hanya sekitar seratus orang lebih, tahun ini kehadiran peserta mencapai lebih dari 200 orang.
“Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan dan kekeluargaan di antara alumni masih sangat kuat. Momentum Iduladha kami manfaatkan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kesalehan sosial sebagaimana tema yang kami usung,” katanya.
Ia menambahkan, alumni HPMIG Manado saat ini telah berkiprah di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, kesehatan, dunia usaha hingga sektor profesional lainnya. Karena itu, forum seperti ini dinilai penting untuk menjaga komunikasi dan mempererat hubungan antarsesama alumni.
Di sisi lain, Ketua Panitia dr. Medy Sarita menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan diawali dengan doa arwah untuk para alumni dan keluarga besar HPMIG yang telah wafat.
Selanjutnya, panitia menggelar pemeriksaan kesehatan gratis, lomba vokal grup, serta pembagian doorprize yang berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para peserta.
Menurut Medy, seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan suasana Iduladha yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian sosial di antara sesama alumni.
Dengan jumlah peserta yang terus meningkat dan dukungan dari berbagai tokoh daerah, Semarak Iduladha IKA HPMIG Manado kini tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk menjaga soliditas alumni serta memperkuat kontribusi mereka bagi pembangunan Gorontalo. (GN-01)









