GONETNEWS.COM, Gorontalo – Pengabdian kepada masyarakat tidak lagi hanya menjadi materi di ruang kuliah. Universitas Ichsan Gorontalo Utara (Unisan Gorut) membuktikannya dengan melibatkan mahasiswa secara langsung dalam pembangunan rumah layak huni bagi kaum dhuafa melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Gorontalo.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan satu unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) di Desa Iloheluma, Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara.
PKS ditandatangani Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, bersama Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Nur Lazimatul Hilma Sholehah, di Kantor BAZNAS Provinsi Gorontalo, Selasa (09/06/2026).
Ketua LPPM Universitas Ichsan Gorontalo Utara, Nur Lazimatul Hilma Sholehah, mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga zakat dalam menghadirkan program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, program pembangunan rumah layak huni tersebut akan menjadi bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) yang melibatkan mahasiswa secara langsung di lapangan.
“Melalui program KKLP, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga ikut terlibat dalam kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Nur Lazimatul.
Ia menjelaskan keterlibatan mahasiswa dalam program tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai sosial, kepedulian, serta semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain memberikan tempat tinggal yang lebih layak bagi penerima manfaat, program tersebut juga menjadi sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya di wilayah pesisir utara Gorontalo.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, menyambut baik kolaborasi dengan dunia pendidikan yang dinilainya mampu memperluas jangkauan dan dampak program zakat kepada masyarakat.
Menurut Hamka, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan merupakan langkah strategis untuk menanamkan nilai kepedulian sosial sekaligus menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan bantuan.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan BAZNAS menjadi kekuatan baru dalam membangun masyarakat. Mahasiswa tidak hanya belajar di kampus, tetapi juga hadir memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.
Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS di Desa Iloheluma menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga zakat, perguruan tinggi, dan masyarakat dapat menghasilkan program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Melalui program tersebut, Unisan Gorut dan BAZNAS berharap gerakan sosial dan kemanusiaan di Gorontalo semakin kuat, sekaligus melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap persoalan sosial di sekitarnya. (GN-RLS)










