GONETNEWS.COM, Puncak Botu – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Menurutnya, data yang diberikan masyarakat akan menjadi dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, menentukan program prioritas, hingga mengalokasikan anggaran secara tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Ridwan usai melakukan kunjungan kerja ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo, Selasa (21/07/2026). Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo, M.Stat.
Dalam pertemuan itu, Ridwan dan jajaran BPS membahas pelaksanaan SE2026 yang menjadi agenda strategis nasional untuk memotret kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Provinsi Gorontalo.
Ridwan mengatakan, masih banyak masyarakat yang memandang sensus hanya sebatas kegiatan pendataan. Padahal, informasi yang diberikan warga akan menjadi pijakan utama pemerintah dalam mengambil berbagai keputusan penting.
“Data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi fondasi penting bagi pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dalam menyusun arah pembangunan, menentukan prioritas program, serta mengalokasikan APBD secara lebih efektif, efisien, dan berdaya guna. Pembangunan yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila bertumpu pada data yang berkualitas,” ujar Ridwan.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk memberikan informasi yang benar, jujur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada petugas sensus.
Menurutnya, partisipasi masyarakat bukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai warga negara, tetapi merupakan bentuk kontribusi nyata dalam menentukan arah pembangunan daerah.
“Partisipasi masyarakat merupakan investasi bersama untuk menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran, adil, dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” katanya.
Dalam diskusi bersama Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Ridwan juga memperoleh kabar menggembirakan terkait tingginya antusiasme masyarakat Gorontalo mengikuti pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Ia menilai tingginya partisipasi tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya data dalam mendukung pembangunan.
“Semangat masyarakat Gorontalo ini mencerminkan kepedulian terhadap masa depan daerah dan bangsa. Ini menjadi modal besar agar sensus menghasilkan data yang benar-benar berkualitas,” ujarnya.
Ridwan menambahkan, hasil SE2026 juga akan memperkuat kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menjadi basis data terpadu pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga evaluasi berbagai kebijakan publik agar semakin tepat sasaran.
Menurutnya, semakin baik kualitas data yang dihimpun, semakin tepat pula kebijakan yang akan diambil pemerintah.
“Saya percaya, semakin berkualitas data yang kita hasilkan, semakin berkualitas pula kebijakan yang akan lahir. Karena itu, mari kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026. Mari kita jadikan Gorontalo sebagai provinsi yang tidak hanya berhasil mengumpulkan data, tetapi juga mampu mengubah data menjadi kebijakan yang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” pungkasnya. (GN-RLS)










