Wali Kota Gorontalo Ingatkan Pedagang Pertalite Eceran Jangan Jual dengan Harga Tinggi

Wali Kota Gorontalo Ingatkan Pedagang Pertalite Eceran Jangan Jual dengan Harga Tinggi
Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) yang berlangsung di Bele Lo Yiladiya (BLY), Senin (12/10/2026). Rapat tersebut dihadiri seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala puskesmas.

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo — Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea mengingatkan para pedagang pertalite eceran maupun pengelola POM Mini untuk tidak menjual bahan bakar dengan harga tinggi yang menyulitkan masyarakat. Ia meminta pedagang menjual pertalite dengan harga yang sewajarnya.

Penegasan itu disampaikan Adhan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) yang berlangsung di Bele Lo Yiladiya (BLY), Senin (12/10/2026). Rapat tersebut dihadiri seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, serta kepala puskesmas.

Bacaan Lainnya

Langkah ini diambil setelah masyarakat mengeluhkan antrean panjang bahan bakar Pertalite di sejumlah SPBU. Kondisi itu diperparah oleh sejumlah pedagang eceran yang menjual pertalite dengan harga tinggi, yakni Rp15.000 untuk botol ukuran kecil dan Rp25.000 untuk botol ukuran besar.

Adhan menegaskan, kenaikan harga eceran yang tidak wajar akan semakin membebani masyarakat, terutama di tengah keterbatasan pasokan BBM. Ia meminta pedagang tidak memanfaatkan situasi antrean panjang untuk mengambil keuntungan berlebihan.

“Pedagang harus menjual dengan harga yang sewajarnya. Jangan sampai masyarakat semakin dirugikan karena harga pertalite eceran dinaikkan secara berlebihan,” tegas Adhan.

Sebagai tindak lanjut, Wali Kota memerintahkan seluruh lurah di Kota Gorontalo untuk mendata pedagang pertalite eceran di wilayah masing-masing. Data tersebut akan digunakan sebagai dasar pemberian pembinaan agar pedagang memahami batasan harga dan prinsip pelayanan yang adil bagi masyarakat.

Adhan juga berharap pembinaan tersebut dapat menekan praktik penjualan BBM bersubsidi dengan harga tidak wajar, sekaligus membantu mengurangi beban masyarakat yang selama ini terdampak antrean panjang di SPBU. Pemerintah Kota Gorontalo akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan pertalite eceran di lapangan. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *