GONETNEWS.COM, Gorontalo – Risiko ikan tidak laku dan kualitas dagangan menurun kini diharapkan bisa ditekan bagi 80 penjual ikan keliling di Gorontalo. Melalui program Z-Fish, Baznas Provinsi Gorontalo memberikan boks ikan yang lebih layak, coolbox untuk menyimpan sisa dagangan, serta modal usaha Rp1 juta tanpa kewajiban pengembalian.
Bantuan yang menjangkau pedagang di kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo ini menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan, terutama mereka yang belum tersentuh bantuan pemerintah.
Ketua Baznas Provinsi Gorontalo, Hamka Arbie, mengatakan program Z-Fish lahir dari kepedulian terhadap perjuangan penjual ikan keliling yang berjualan dari pagi hingga sore, bahkan malam hari, dengan peralatan yang tidak memadai.
Hal itu disampaikan Hamka saat ditemui dalam kegiatan Latihan Dasar Kelompok (LDK) bagi penerima bantuan program Z-Fish, di Kantor Baznas Provinsi Gorontalo, Kamis (29/10/2026).
Menurut Hamkah, kondisi boks yang tidak layak menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian agar pedagang memiliki sarana lebih baik untuk menunjang usaha mereka.
“Baznas melihat bagaimana kehidupan para penjual ikan keliling yang berjualan dari pagi sampai sore, bahkan malam. Ketika melihat boks mereka tidak layak, kami berpikir bagaimana mereka bisa dibantu agar memiliki peralatan yang lebih baik,” kata Hamka.
Selain membantu memperbaiki sarana usaha, program ini menyediakan coolbox untuk menyimpan ikan yang belum terjual. Pedagang juga memperoleh modal Rp1 juta yang dapat digunakan untuk mendukung aktivitas usaha tanpa harus mengembalikannya kepada Baznas.
Hamka menjelaskan, program Z-Fish memiliki dua misi besar. Pertama, membantu meningkatkan taraf hidup penjual ikan keliling melalui dukungan peralatan dan modal usaha. Kedua, menjadikan penerima bantuan sebagai penghubung Baznas dengan masyarakat untuk memperluas kesadaran berzakat.
Boks ikan bantuan tersebut dilengkapi identitas Baznas, ajakan gemar makan ikan, serta imbauan berzakat. Melalui aktivitas jual beli sehari-hari, para pedagang diharapkan dapat mengenalkan kepada masyarakat bahwa bantuan yang mereka terima berasal dari zakat para muzaki yang disalurkan melalui Baznas Provinsi Gorontalo.
Hamka berharap bantuan ini dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung usaha sekaligus menjadi pengingat bahwa ada masyarakat yang telah menyisihkan sebagian hartanya demi membantu sesama.
Ia juga meminta para penerima manfaat mendoakan para muzaki yang telah menunaikan zakat.
“Saya berharap para mustahik mendoakan para muzaki. Sebab, dari uang zakat yang mereka berikan, bantuan ini bisa sampai kepada para penerima manfaat,” ujarnya. (GN-01)







