GONETNEWS.COM, Kabgor — Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, permintaan hewan kurban di Kabupaten Gorontalo mulai meningkat tajam. Salah seorang pedagang sapi di Desa Moahudu, Kecamatan Tabongo, Kabupaten Gorontalo, Abdul Kadir Ike Wantu, kebanjiran pesanan dari berbagai daerah.
Dari lebih 60 ekor sapi yang disiapkan untuk dijual, sebanyak 30 ekor di antaranya telah laku terjual. Pembeli tidak hanya berasal dari wilayah Kabupaten Gorontalo, namun juga dari Kota Gorontalo hingga luar Provinsi Gorontalo, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolmong Selatan), Provinsi Sulawesi Utara.
Abdul Kadir mengaku telah menekuni usaha perdagangan sapi selama 32 tahun. Ia menjual sapi untuk kebutuhan kurban maupun sapi potong.
“Alhamdulillah setiap menjelang Idul Adha permintaan selalu meningkat. Tahun ini pembeli juga datang dari luar daerah,” ujar Abdul Kadir saat ditemui di kandangnya, Selasa (12/05/2026).
Ia mengatakan pada momentum Hari Raya Idul Adha, dirinya telah memiliki sejumlah pelanggan tetap, di antaranya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo serta beberapa instansi lainnya.
Harga sapi yang dijual bervariasi mulai dari Rp10 juta hingga Rp20 juta lebih, tergantung ukuran dan kondisi sapi.
Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Yusrin Taib, mengatakan pihaknya telah sekitar tujuh tahun menjadi pelanggan tetap pengadaan sapi kurban di tempat tersebut.
Menurutnya, selain harga yang relatif terjangkau, kondisi sapi yang dijual juga sehat, berukuran besar dan telah memenuhi syariat Islam untuk dijadikan hewan kurban.
“Kami rutin membeli sapi kurban di sini karena kualitas sapinya bagus dan sesuai syariat. Nantinya sapi kurban ini untuk kebutuhan internal kantor dan dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima,” kata Yusrin.
Bagi masyarakat yang membutuhkan sapi kurban, dapat menghubungi nomor kontak:
- 0823 9548 8488
- 0821 9278 9825
- 0823 9399 0415










