GONETNEWS.COM, Gorut — Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara terus memperkuat budaya riset di lingkungan kampus. Sebanyak 12 dosen kampus tersebut resmi menandatangani kontrak Hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2026 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Rektorat Unisan Gorontalo Utara belum lama ini.
Penandatanganan kontrak hibah tersebut menjadi penanda dimulainya pelaksanaan sejumlah penelitian yang diharapkan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Rektor Unisan Gorontalo Utara, Fatmah M. Ngabito, mengapresiasi capaian para dosen yang berhasil memperoleh pendanaan penelitian dari DPPM. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan meningkatnya kualitas akademik dosen sekaligus komitmen kuat dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Ini adalah prestasi yang membanggakan bagi kampus. Dosen penerima hibah telah menunjukkan semangat akademik yang tinggi dan konsistensi dalam mengembangkan penelitian serta publikasi ilmiah. Kami berharap capaian ini dapat memacu lahirnya lebih banyak riset yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Fatmah.
Ia menegaskan, penelitian menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing perguruan tinggi. Karena itu, Unisan Gorontalo Utara terus mendorong dosen untuk aktif berkompetisi mendapatkan pendanaan penelitian dari berbagai skema yang disediakan pemerintah.
Sementara itu, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unisan Gorut, Nur Lazimatul Hilma Sholehah, mengatakan kontrak hibah DPPM 2026 merupakan bagian dari upaya strategis kampus untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui penguatan penelitian dosen.
Menurutnya, program hibah penelitian dari DPPM Kemendiktisaintek menjadi salah satu motor penggerak produktivitas akademik di perguruan tinggi.
“Hibah penelitian bukan sekadar bantuan pendanaan. Program ini menjadi dorongan bagi dosen untuk menghasilkan riset yang inovatif, berkualitas, dan memiliki dampak langsung terhadap pembangunan serta kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Nur menambahkan, meningkatnya jumlah dosen yang berhasil memperoleh hibah penelitian menunjukkan semakin tumbuhnya iklim riset di lingkungan Unisan Gorontalo Utara. Kondisi tersebut diharapkan berbanding lurus dengan peningkatan publikasi ilmiah, inovasi, serta kontribusi kampus dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial dan pembangunan daerah.
Dengan ditandatanganinya kontrak hibah oleh 12 dosen tersebut, Unisan Gorontalo Utara optimistis akan lahir lebih banyak penelitian yang tidak hanya memenuhi target akademik, tetapi juga mampu menjadi rujukan dan solusi bagi kebutuhan masyarakat di masa mendatang. (GN-RLS)










