105 Mahasiswa Turun ke Desa, Wabup Aditya Pontoh Tutup KKLP Unisan Gorut di Bolangitang Timur

105 Mahasiswa Turun ke Desa, Wabup Aditya Pontoh Tutup KKLP Unisan Gorut di Bolangitang Timur
Expo KKLP di Aula Kantor Camat Bolangitang Timur, Kamis (20/08/2026). Foto Istimewa
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Bolmong Utara – Sebanyak 105 mahasiswa Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Utara menyelesaikan Kuliah Kerja Lapangan Plus (KKLP) 2026 setelah turun langsung ke tujuh desa di Kecamatan Bolangitang Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Program yang berlangsung selama pelaksanaan KKLP tersebut ditutup oleh Wakil Bupati Boltara Aditya Pontoh melalui kegiatan Expo KKLP di Aula Kantor Camat Bolangitang Timur, Kamis (20/08/2026).

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Penutupan itu turut dihadiri Rektor Universitas Ichsan Gorontalo Utara Fatmah Ngabito, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, anggota DPRD, pimpinan OPD, Camat Bolangitang Timur, para sangadi, dosen serta seluruh mahasiswa peserta KKLP.

Sebanyak 105 mahasiswa tersebut disebar di Desa Nunuka, Saleo, Bohabak IV, Bohabak I, Binceta Induk, Binceta Satu dan Biontong.

Kehadiran mahasiswa di desa tidak sekadar menjadi agenda akademik. Mereka dituntut membawa pengetahuan dari kampus untuk bersentuhan langsung dengan persoalan dan kebutuhan masyarakat.

Expo KKLP menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperlihatkan hasil program yang telah mereka jalankan selama berada di desa sekaligus menunjukkan sejauh mana ilmu yang diperoleh di bangku kuliah mampu diterapkan di lapangan.

Wakil Bupati Aditya Pontoh menegaskan pentingnya keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai bagian dari generasi intelektual yang dapat ikut memberikan gagasan dan solusi terhadap persoalan masyarakat.

Kolaborasi pemerintah daerah dengan perguruan tinggi, kata dia, perlu terus diperkuat agar keberadaan mahasiswa di tengah masyarakat tidak berhenti pada kegiatan formalitas, tetapi meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan warga.

Dengan berakhirnya KKLP 2026, pemerintah daerah berharap program yang telah dijalankan di tujuh desa tersebut tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke kampus, tetapi dapat menjadi pemantik bagi masyarakat dan pemerintah desa untuk melanjutkan berbagai inovasi yang telah dirintis.

Kegiatan KKLP pun menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya mencetak lulusan di ruang kelas, tetapi juga memiliki tanggung jawab membawa pengetahuan dan gagasan langsung ke tengah masyarakat. (GN-01)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *