Reses Faisal Hulukati, Warga Padengo Keluhkan Kuota LPG 3 Kg Dipangkas hingga Razia Mobile yang Dinilai Meresahkan

Reses Faisal Hulukati, Warga Padengo Keluhkan Kuota LPG 3 Kg Dipangkas hingga Razia Mobile yang Dinilai Meresahkan
Reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Faisal Hulukati, Senin (06/07/2026).
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Bone Bolango – Persoalan berkurangnya pasokan LPG 3 kilogram di salah satu pangkalan di Kelurahan Padengo, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, menjadi keluhan utama warga saat reses masa persidangan ketiga Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Faisal Hulukati, Senin (06/07/2026).

Warga menilai pengurangan kuota tersebut berdampak langsung terhadap masyarakat yang selama ini bergantung pada LPG bersubsidi.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Perwakilan warga, Hardi Unta, mengungkapkan jatah pasokan di pangkalan yang sebelumnya mencapai sekitar 60 tabung kini hanya berkisar 30 hingga 40 tabung. Akibatnya, banyak warga yang biasanya memperoleh gas bersubsidi tidak lagi kebagian.

“Biasanya sekitar 60 tabung, sekarang tinggal 30 sampai 40 tabung. Akibatnya banyak warga di sekitar pangkalan yang tidak mendapat bagian. Kami berharap melalui reses ini persoalan tersebut bisa didengar dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Faisal Hulukati memastikan akan berkoordinasi dengan agen penyalur LPG untuk mengetahui penyebab berkurangnya kuota yang diterima Kelurahan Padengo.

Menurutnya, distribusi LPG bersubsidi harus berjalan sesuai kebutuhan masyarakat sehingga tidak menimbulkan keresahan di tingkat warga.

Selain persoalan LPG, warga juga mengeluhkan pelaksanaan sweeping mobile yang hampir setiap hari dilakukan di wilayah Kecamatan Kabila. Mereka menilai kegiatan tersebut mulai mengganggu kenyamanan masyarakat saat berkendara.

Tri Tulus Budiono, warga Kelurahan Padengo, meminta Faisal Hulukati menyampaikan aspirasi tersebut kepada Satuan Lalu Lintas agar pelaksanaan razia dapat dievaluasi.

“Kami berharap bisa disampaikan ke Satlantas Kabila. Kalau bisa jangan dilakukan setiap hari atau dipindahkan ke lokasi lain supaya masyarakat lebih nyaman saat berkendara,” katanya.

Menanggapi hal itu, Faisal mengatakan akan meneruskan aspirasi masyarakat kepada pihak Satlantas. Namun, ia juga mengingatkan warga agar selalu mematuhi aturan lalu lintas.

“Keluhan masyarakat akan kami sampaikan kepada pihak Satlantas. Namun saya juga mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan dan wajib menggunakan helm saat berkendara. Dengan begitu tidak perlu khawatir ketika ada pemeriksaan,” ujar politisi tersebut.

Dalam reses tersebut, Faisal juga menerima sejumlah aspirasi lainnya, di antaranya terkait akurasi data penerima bantuan sosial (bansos) yang dinilai masih belum tepat sasaran serta buruknya sistem drainase di sejumlah titik di Kelurahan Padengo yang kerap memicu genangan saat hujan.

Seluruh aspirasi masyarakat, kata Faisal, akan dihimpun sebagai bahan pembahasan dan diperjuangkan melalui fungsi pengawasan serta penganggaran DPRD Provinsi Gorontalo sesuai kewenangan yang dimiliki. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *