PIAD DPRD Gorontalo Perkuat UMKM Perempuan Kepala Keluarga, Bidik Kemandirian Ekonomi

PIAD DPRD Gorontalo Perkuat UMKM Perempuan Kepala Keluarga, Bidik Kemandirian Ekonomi
Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD) DPRD Provinsi Gorontalo memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan kepala keluarga melalui program Ruang Bersama Indonesia. (Foto Istimewa)
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Gorontalo  – Persatuan Istri Anggota Dewan (PIAD) DPRD Provinsi Gorontalo memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) perempuan kepala keluarga melalui program Ruang Bersama Indonesia sebagai langkah mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, dan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

Program tersebut digelar sebagai respons terhadap besarnya peran perempuan kepala keluarga yang tidak hanya menjadi penopang ekonomi rumah tangga, tetapi juga berkontribusi dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui berbagai usaha produktif.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Ketua PIAD DPRD Provinsi Gorontalo, Nurjana Hasan Yusuf, mengatakan perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan keluarga. Menurutnya, tidak sedikit perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai pencari nafkah sekaligus pendidik bagi anak-anaknya.

“Karena itu, penguatan kapasitas ekonomi perempuan, khususnya perempuan kepala keluarga, menjadi langkah penting dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” katanya di Caffe Naffil Bone Bolango, Jumat (31/07/2026).

Ia menjelaskan, sektor UMKM selama ini terbukti mampu bertahan menghadapi berbagai gejolak ekonomi. Namun, pelaku UMKM perempuan masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses permodalan, peningkatan kualitas produk, penguasaan pemasaran digital, hingga pengembangan inovasi dan perluasan jaringan usaha.

Melalui program Ruang Bersama Indonesia, PIAD ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan pendampingan, pelatihan, akses pembiayaan, serta pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku UMKM perempuan.

Menurut Nurjana, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar UMKM perempuan mampu meningkatkan daya saing dan menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional.

Sebagai organisasi yang mewadahi istri anggota DPRD Provinsi Gorontalo, PIAD, kata dia, berkomitmen terus mendukung berbagai program pemberdayaan perempuan. Sebab, pemberdayaan ekonomi tidak hanya berorientasi pada peningkatan pendapatan keluarga, tetapi juga membangun kepercayaan diri, membuka kesempatan yang lebih luas, serta melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang mampu menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Nurjana menegaskan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada pelaksanaan pelatihan semata. Ia berharap program dapat dilanjutkan melalui pendampingan yang berkelanjutan, pembentukan jejaring usaha, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar agar UMKM perempuan benar-benar mampu berkembang.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi awal dari lahirnya lebih banyak perempuan kepala keluarga yang mandiri secara ekonomi, memiliki usaha yang terus berkembang, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, dan membangun jejaring usaha yang kuat sehingga manfaat program dapat dirasakan secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan ekonomi perempuan yang inklusif dan berkelanjutan. (GN-02)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *