GONETNEWS.COM, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menitipkan harapan besar kepada jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (PERHIPTANI) Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2031 agar mampu menghadirkan berbagai terobosan yang berpihak kepada petani dan berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Gubernur Gusnar melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongoliu, pada rangkaian Temu Profesi PERHIPTANI Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus DPW PERHIPTANI Provinsi Gorontalo di Aula Kementerian Agama Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/06/2026).
Dalam sambutannya, Wardoyo terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta yang hadir mengikuti rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta rangkaian penyelenggaraan PENAS XVII Tahun 2026 di Provinsi Gorontalo. Semoga seluruh agenda yang dilaksanakan membawa manfaat bagi kemajuan pertanian Indonesia,” ujarnya.
Wardoyo kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada Mulyadi D. Mario beserta seluruh jajaran pengurus DPW PERHIPTANI Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2031 yang baru saja dikukuhkan.
Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru agar mampu melahirkan gagasan, inovasi, serta kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan petani di lapangan.
“Kami berharap para pengurus yang baru dapat melahirkan hal-hal yang selama ini ditunggu oleh petani, termasuk mendorong lahirnya kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada petani sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat,” kata Wardoyo.
Menurutnya, penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan sektor pertanian. Karena itu, organisasi profesi seperti PERHIPTANI harus mampu memperkuat kapasitas anggotanya sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Selain itu, melalui forum Temu Profesi PERHIPTANI Tahun 2026, Pemerintah Provinsi Gorontalo berharap lahir rekomendasi-rekomendasi strategis yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan pertanian ke depan.
“Pertemuan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi yang tepat dan bermanfaat, baik bagi peningkatan kesejahteraan penyuluh, petani, kemajuan sektor pertanian, maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat PERHIPTANI, Isra Nur, yang mengukuhkan langsung kepengurusan DPW PERHIPTANI Provinsi Gorontalo masa bakti 2026–2031, mengingatkan seluruh pengurus agar menjaga marwah organisasi sebagai organisasi profesi.
Ia menegaskan PERHIPTANI tidak boleh dibawa ke dalam kepentingan politik praktis, melainkan harus tetap fokus menjalankan tugas dalam mendampingi dan memperjuangkan kepentingan petani.
“PERHIPTANI adalah organisasi profesi, bukan organisasi politik. Jalankan amanah ini dengan baik untuk kepentingan petani dan kemajuan pertanian Indonesia,” tegas Isra.
Isra juga menyampaikan selamat kepada Mulyadi D. Mario yang dipercaya memimpin DPW PERHIPTANI Provinsi Gorontalo. Ia berharap kepengurusan yang baru mampu memperkuat peran penyuluh pertanian dalam mendukung pembangunan pertanian dan ketahanan pangan, sekaligus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kesejahteraan petani di Provinsi Gorontalo. (GN-01)










