GONETNEWS.COM, Gorontalo – Puluhan anak perwakilan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) mengikuti Festival Anak Sholeh (FAS) Tahun 2026 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang dipusatkan di Kota Gorontalo itu secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Habibie, Minggu (21/06/2026).
Dalam sambutannya, Idah menyambut baik pelaksanaan Festival Anak Sholeh sebagai bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda yang sejalan dengan visi besar Indonesia Emas 2045.
Ia mengatakan, persiapan menuju Indonesia Emas harus dimulai sejak dini karena anak-anak saat ini merupakan generasi yang kelak akan melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan bangsa.
“Anak-anak inilah yang nantinya akan mengambil alih kepemimpinan bangsa. Karena itu mereka harus dipersiapkan sejak sekarang melalui kegiatan positif seperti Festival Anak Sholeh maupun program pembinaan karakter lainnya,” kata Idah.
Selain pembinaan akhlak dan karakter, menurut dia, anak-anak juga harus dibekali kemampuan menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Ia menilai penguasaan teknologi informasi (IT) menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari di masa depan, mengingat berbagai sektor pekerjaan telah mengalami transformasi digital.
“Sekarang banyak pekerjaan yang sudah memanfaatkan teknologi informasi. Bahkan ada sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Karena itu anak-anak harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan moral,” ujarnya.
Idah menegaskan, mempersiapkan generasi emas bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik orang tua, pemerintah maupun masyarakat, untuk mempersiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Gorontalo, Lukman Arbie, mengatakan peserta Festival Anak Sholeh merupakan perwakilan anak-anak PAUD, SD, dan SMP dari 10 Pengurus Anak Cabang (PAC) LDII di kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo.
Selama pelaksanaan festival, para peserta mengikuti berbagai perlombaan, di antaranya hafalan surat pendek, pildacil, adzan, dan cerdas cermat keagamaan.
Menurut Lukman, kegiatan tersebut bertujuan mencetak generasi muda yang siap menjadi penerus bangsa dengan memiliki keseimbangan antara kemampuan intelektual, spiritual, dan emosional.
“Melalui Festival Anak Sholeh kami ingin melahirkan generasi yang bukan hanya unggul dalam bidang intelektual, tetapi juga memiliki spiritual yang kuat serta kecerdasan emosional yang baik sebagai bekal menghadapi masa depan,” katanya.
Pembukaan Festival Anak Sholeh turut dihadiri Pemerintah Kota Gorontalo yang diwakili Camat Kota Timur, Lurah Moodu, Kapolsek setempat, pimpinan PAC LDII kabupaten/kota, serta tamu undangan lainnya. (GN-01)









