GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Tiga persoalan krusial kembali mencuat dalam reses tatap muka yang digelar oleh Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil I Kota Gorontalo, Indriani Dunda, bersama masyarakat Kelurahan Moodu, Kamis (26/06/2025). Warga secara langsung menyampaikan harapan agar permasalahan tersebut segera mendapatkan penanganan serius.
Dalam kesempatan itu, Indriani Dunda mengungkapkan bahwa persoalan yang dihadapi warga tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan anggaran pokok pikiran (pokir) DPRD, sehingga membutuhkan sinergi antara pemerintah kota dan provinsi.
“Ada tiga hal utama yang dikeluhkan warga, pertama adalah saluran air yang ditutup oleh masyarakat sendiri sehingga menyebabkan banjir saat hujan deras. Kedua, minimnya lampu penerangan jalan. Ketiga, ketiadaan tempat pembuangan sementara (TPS),” jelas Indriani.
Terkait saluran air, Indriani mengaku akan segera melakukan aksi nyata dengan melibatkan masyarakat dan pemerintah kelurahan dalam kegiatan gotong royong untuk menggali kembali saluran yang tertutup.
“Ini bentuk respons cepat kita. Jika air sudah mengalir dengan baik, genangan dan banjir bisa diminimalisir,” ujarnya.
Sementara itu, persoalan lampu jalan dan sampah juga tak luput dari perhatian. Menurut Tim Pendamping Reses, Abdul Latif Yunus, Indriani Dunda bahkan telah menyiapkan sebagian anggaran pokirnya untuk membantu pengadaan kendaraan roda tiga (viar) sebagai pengangkut sampah di Kota Gorontalo.
“Masalah sampah hampir terjadi di seluruh lingkungan kota. Alhamdulillah, sudah ada solusi melalui bantuan viar dari anggota DPRD Provinsi Gorontalo dapil Kota Gorontalo, termasuk ibu Indriani Dunda,” jelas Abdul Latif.
Dari delapan anggota DPRD Dapil I Kota Gorontalo, masing-masing menyumbang lima unit viar. Ini diharapkan dapat membantu mengurangi penumpukan sampah di lorong-lorong pemukiman.
“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan DPRD ini, insyaallah akan menjadi kunci dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga Kota Gorontalo sebagai ibu kota provinsi,” pungkas Latif (GN-02).











