Venny Anwar Ungkap Dampak Kemarau, Warga Bilato Mulai Tanam Bitule

Venny Anwar Ungkap Dampak Kemarau, Warga Bilato Mulai Tanam Bitule
Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Rosdiana Anwar

GONETNEWS.COM, Puncak Botu – Dampak musim kemarau terhadap pemenuhan kebutuhan pangan warga mulai terlihat di Desa Lamahu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo. Di tengah kondisi ekonomi yang sulit dan kebutuhan beras yang harus dipenuhi setiap hari, sebagian masyarakat mulai menanam bitule atau ubi hutan untuk dikonsumsi.

Fakta tersebut diungkapkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Venny Rosdiana Anwar, setelah menerima informasi langsung dari kepala desa setempat saat memantau penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), Selasa (22/09/2026) lalu.

Bacaan Lainnya

Venny mengaku sempat menanyakan alasan warga menanam bitule. Dari penjelasan kepala desa, tanaman tersebut bukan sekadar untuk dibudidayakan, melainkan menjadi alternatif pangan yang akan dikonsumsi masyarakat.

“Ketika saya tanyakan kepada kepala desa, beliau menyampaikan bahwa masyarakat menanam bitule untuk dikonsumsi,” kata Venny, saat ditemui di ruang kerja Fraksi PDIP, Senin (05/10/2025).

Bagi Venny, informasi ini menjadi gambaran bagaimana masyarakat berupaya menghadapi kesulitan di tengah dampak musim kemarau. Ketika kondisi ekonomi semakin berat dan pemenuhan kebutuhan beras menjadi tantangan, warga mulai mencari sumber pangan alternatif yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Politisi PDI Perjuangan itu menilai, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius. Upaya masyarakat menanam ubi hutan untuk dikonsumsi menunjukkan pentingnya memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, terutama bagi keluarga yang rentan terdampak tekanan ekonomi.

Venny pun meminta kepala desa memantau warga yang telah menanam bitule. Langkah ini diperlukan agar perkembangan kondisi masyarakat dapat diketahui dan menjadi perhatian pihak terkait.

Di sisi lain, penyaluran bantuan CPP yang dipantaunya merupakan salah satu langkah pemerintah untuk membantu memenuhi kebutuhan beras masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban rumah tangga di tengah situasi yang sulit.

Ketua Fraksi PDIP DPRD Provinsi Gorontalo itu menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan tidak bisa dilepaskan dari kondisi nyata yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Ketika warga mulai mengandalkan ubi hutan sebagai bahan pangan, perhatian terhadap ketersediaan beras dan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjadi semakin penting. Pemerintah diharapkan terus memantau kondisi tersebut agar bantuan pangan dapat menjangkau warga yang membutuhkan. (GN-01)

banner 300x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *