Pertemuan Pansus Tambang di Pohuwato: Perusahaan Diminta Perhatikan Masyarakat

Pertemuan Pansus Tambang di Pohuwato: Perusahaan Diminta Perhatikan Masyarakat
Pansus yang diketuai Meyke Camaru melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Kamis (02/10/2025)
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Pohuwato – Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan DPRD Provinsi Gorontalo terus memperkuat langkah koordinasi dalam penyelesaian persoalan pertambangan di daerah. Kamis (02/10/2025), Pansus yang diketuai Meyke Camaru melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

Dalam kunjungan tersebut, tim pansus didampingi Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, serta Wakil Ketua I, Ridwan Monoarfa. Mereka diterima langsung oleh Bupati Pohuwato bersama jajaran di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato. Pertemuan ini juga dihadiri pimpinan DPRD Pohuwato, manajemen PT Pani Gold Project, perwakilan aktivis, serta perwakilan masyarakat penambang.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menekankan pentingnya perusahaan tambang menjaga keseimbangan antara aktivitas produksi dengan kenyamanan warga.

“Perusahaan tidak boleh hanya mengejar target produksi. Debu dan kebisingan masih menjadi keluhan utama masyarakat, dan ini harus segera ditangani. Aktivitas tambang harus berjalan seiring dengan kehidupan masyarakat yang aman dan nyaman,” ujar Ridwan.

Ketua Pansus, Meyke Camaru, menegaskan penyelesaian persoalan pertambangan harus berlandaskan prinsip keberlanjutan.

“Investasi tambang harus berdampak positif bagi ekonomi, menjamin kelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami tidak hanya fokus pada masalah hari ini, tetapi juga memastikan arah pembangunan pertambangan yang berkelanjutan di Gorontalo,” jelas Meyke.

Terkait maraknya pertambangan tanpa izin (PETI) di Pohuwato, Meyke juga mendorong percepatan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) oleh pemerintah pusat.


“Ada sepuluh lokasi yang sudah diusulkan. Kami berharap prosesnya bisa dipercepat agar masyarakat penambang memiliki ruang legal dan kepastian hukum dalam beraktivitas,” tambahnya.

Meski sempat diwarnai insiden kecil, pertemuan berlangsung tertib dan lancar. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam merumuskan solusi bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat untuk menciptakan iklim pertambangan yang sehat dan berkeadilan di Pohuwato. (GN-01)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *