GONETNEWS.COM, biawu – Sejumlah pelaku usaha makanan di Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo, mengeluhkan belum tersentuhnya bantuan UMKM pemerintah saat anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru, menggelar reses masa persidangan kedua Tahun 2025–2026, Jumat (06/02/2026).
Marlinwati Olii, penjual nasi kuning dan gorengan, mengatakan sudah beberapa tahun berusaha namun belum pernah menerima bantuan pemerintah.
“Kami berharap melalui reses ini, bisa mendapatkan perhatian pemerintah, agar usaha kami bisa berkembang dan meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Meyke Camaru langsung memerintahkan timnya untuk mencatat para pelaku usaha, khususnya ibu-ibu yang memiliki profesi serupa, dalam daftar prioritas penerima bantuan melalui dana pokok pikiran DPRD Provinsi Gorontalo.
“Jika syaratnya terpenuhi, bantuan ini akan kami kawal dan dapat direalisasikan pada 2027, karena APBD 2026 sudah diketuk,” kata Meyke.
Reses ini menjadi momen penting bagi masyarakat Biawu untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada wakil rakyat, khususnya terkait pengembangan usaha mikro dan akses terhadap program bantuan pemerintah. Kegiatan reses juga menghadirkan beberapa perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta pemerintah kelurahan setempat. (GN-01)











