GONETNEWS.COM, Gorontalo — Sebanyak 450 prajurit TNI dari Batalyon Infanteri 715/Motuliyato kembali ke Gorontalo setelah menjalankan tugas negara sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia–Papua Nugini selama 12 bulan.
Kepulangan para prajurit disambut dengan upacara militer di Dermaga Pelindo, Kota Gorontalo, Rabu (06/08/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Komandan Korem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, dan dihadiri oleh jajaran pemerintah provinsi, kabupaten/kota, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.
Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, yang turut hadir bersama sang istri Wakil Bupati Gorontalo Utara, Nurjanah Yusuf, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kembalinya para prajurit dalam keadaan sehat dan selamat.
“Kami bangga menyambut kembali putra-putra terbaik daerah yang telah menjalankan tugas menjaga perbatasan negara. Kehadiran kami di sini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka,” ujar Thomas Mopili.
Lebih lanjut, Thomas menambahkan bahwa setelah penyambutan resmi di Pelabuhan Gorontalo, akan ada penyambutan lanjutan di Gorontalo Utara sebagai bentuk penghormatan dari daerah asal para prajurit tersebut.
Prajurit Yonif 715/Motuliyato yang tergabung dalam Kostrad ini telah menyelesaikan tugas berat di perbatasan RI–PNG dengan penuh disiplin dan loyalitas. Misi pengamanan selama setahun tersebut menjadi bukti nyata pengabdian mereka dalam menjaga kedaulatan NKRI.
Kepulangan mereka disambut haru dan bangga oleh masyarakat serta keluarga yang telah menantikan dengan doa dan harapan. (GN-01)











