Aspirasi Jalan dan Infrastruktur Mengemuka dalam Reses Rusli Habibie di Tanggidaa

Aspirasi Jalan dan Infrastruktur Mengemuka dalam Reses Rusli Habibie di Tanggidaa
Kunjungan kerja reses Anggota DPR RI, Rusli Habibie, yang digelar di areal Kanal Tanggidaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (17/12/2025) sore.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Kota Gorontalo – Aspirasi terkait persoalan jalan dan pembangunan infrastruktur mengemuka dalam kegiatan kunjungan kerja reses Anggota DPR RI, Rusli Habibie, yang digelar di areal Kanal Tanggidaa, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, Rabu (17/12/2025) sore.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari Fraksi Golkar, Meyke Camaru, yang mewakili masyarakat Kota Gorontalo, menyambut baik pelaksanaan reses tersebut. Ia menilai kegiatan reses menjadi momentum penting dan sangat dibutuhkan warga, khususnya di wilayah Tanggidaa, untuk menyampaikan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

Menurut Meyke, salah satu persoalan utama yang disuarakan masyarakat adalah kondisi jalan yang dilalui kendaraan kontainer. Aktivitas kendaraan berat tersebut dinilai mengganggu kenyamanan warga karena menimbulkan kemacetan dan debu, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas masyarakat.

“Persoalan ini sudah lama dikeluhkan warga. Jalan yang menjadi lintasan kontainer bukan hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga berdampak pada lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Meyke.

Selain persoalan jalan, Meyke juga menyampaikan aspirasi Fraksi Golkar DPRD Kota Gorontalo terkait keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Ia menyebutkan kondisi fiskal Kota Gorontalo yang saat ini masih rendah membutuhkan dukungan dari pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dapat berjalan optimal.

Ia berharap aspirasi tersebut dapat diperjuangkan oleh Anggota DPR RI Rusli Habibie, terutama dalam proses penganggaran pembangunan infrastruktur di Kota Gorontalo.

Sementara itu, Rusli Habibie dalam sambutannya menanggapi keluhan warga terkait lalu lintas kendaraan kontainer. Ia mengatakan, sejak masih menjabat sebagai Gubernur Gorontalo, dirinya telah mengeluarkan aturan pembatasan waktu operasional kendaraan kontainer agar tidak melintas pada jam-jam padat aktivitas warga.

“Aturan tersebut dimaksudkan untuk menjaga kenyamanan masyarakat dan mengurangi dampak lalu lintas kendaraan berat di kawasan permukiman,” ujar Rusli.

Ia menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dalam reses tersebut akan menjadi catatan penting untuk ditindaklanjuti di tingkat pusat sesuai kewenangan DPR RI.

Kegiatan reses itu dihadiri sekitar 400 undangan yang merupakan perwakilan warga dari berbagai wilayah di Kota Gorontalo, serta dihadiri unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat. (GN-01)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *