Biomasa Grup Salurkan Beasiswa untuk 195 Anak di Pohuwato

Biomasa Grup Salurkan Beasiswa untuk 195 Anak di Pohuwato
Sebanyak 195 anak di Kabupaten Pohuwato menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Biomasa Grup, yang terdiri atas PT Inti Global Laksana, PT Banyan Tumbuh Lestari, dan PT Biomasa Jaya Abadi.
banner 468x60

GONETNEWS.COM, Pohuwato – Sebanyak 195 anak di Kabupaten Pohuwato menerima bantuan beasiswa pendidikan dari Biomasa Grup, yang terdiri atas PT Inti Global Laksana, PT Banyan Tumbuh Lestari, dan PT Biomasa Jaya Abadi. Penyaluran beasiswa dipusatkan di Pelabuhan Lalape, Desa Trikora, Kecamatan Popayato, Rabu (07/01/2026).

Direktur Biomasa Grup, Zunaidi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM), khususnya pada sektor pendidikan. Selain itu, langkah ini selaras dengan program Pemerintah Kabupaten Pohuwato yang tengah mendorong terwujudnya daerah yang handal melalui peningkatan kualitas pendidikan.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Dalam rangka memperkuat sektor pendidikan, Biomasa Grup membuat program Biomasa Peduli yang diwujudkan melalui beasiswa pendidikan. Program ini menyasar siswa SD, SLTP, SLTA hingga mahasiswa perguruan tinggi yang berada di 15 desa binaan di empat kecamatan,” ujarnya.

Program tersebut mencakup 90 siswa tingkat SD, 45 siswa SLTP, 45 siswa SLTA, serta 15 mahasiswa dari kalangan perguruan tinggi. Total keseluruhan penerima mencapai 195 anak dengan nilai beasiswa yang disalurkan sebesar kurang lebih Rp360 juta.

Zunaidi berharap bantuan ini dapat menjadi dorongan bagi para penerima untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Harapannya, mereka bisa menjadi generasi sukses yang berguna bagi bangsa dan negara, bahkan kelak menjadi pemimpin daerah,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Arman Mohamad, mewakili pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas kontribusi Biomasa Grup. Menurut dia, dukungan sektor swasta sangat berarti mengingat masih tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah itu.

Berdasarkan data statistik, terdapat sekitar 4.000 anak usia sekolah di Kabupaten Pohuwato yang tidak menikmati pendidikan dari total penduduk sebanyak 161.000 jiwa. Angka tersebut menempatkan Pohuwato pada posisi kedua terbanyak ATS di Provinsi Gorontalo.

“Masalah ini banyak dipengaruhi faktor ekonomi. Banyak orang tua yang tidak mampu menyekolahkan anak, bahkan sebagian mengeksploitasi anak untuk membantu penghidupan keluarga. Pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga perlu kolaborasi dari semua pihak,” kata Arman.

Ia berharap program beasiswa dari Biomasa Grup dapat berkelanjutan dan pengawasan terhadap data penerima terus diperkuat agar tepat sasaran.

Selain memberikan beasiswa, Biomasa Grup melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) juga melaksanakan kegiatan pemberdayaan sosial lainnya. Salah satu program rutin adalah pemberian santunan kepada 150 anak yatim piatu di 15 desa binaan setiap tiga bulan. (GN-02)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *